Berita

Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKB, Imas Aan Ubudiyah (Foto: Dok. PKB)

Politik

Milenial dan Gen Z harus Dilibatkan Kelola Koperasi Merah Putih

SELASA, 16 SEPTEMBER 2025 | 10:20 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Fraksi PKB DPR RI mendorong agar generasi muda, khususnya milenial dan Gen Z, diberi ruang yang lebih luas untuk memimpin dan mengembangkan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Keterlibatan anak muda akan membuat koperasi Merah Putih relevan dan mampu menjawab tantangan jaman.  

“Selama ini rekrutmen posisi strategis di koperasi sering dikuasai oleh ‘raja-raja kecil’ di desa, sehingga regenerasi dan pembaruan terhambat. Padahal, masa depan koperasi ada di tangan anak muda yang menguasai teknologi, digitalisasi, dan pasar modern,” tegas Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKB, Imas Aan Ubudiyah kepada wartawan, Selasa 16 September 2025. 

Legislator PKB ini menjelaskan sejak awal, koperasi didirikan sebagai rumah ekonomi rakyat sebagaimana diamanatkan Pasal 33 UUD 1945. Namun, selama ini, citra koperasi  sering dianggap kaku, terbatas pada simpan pinjam, serta tertinggal dalam hal pengelolaan. 


“Kita butuh keterlibatan  generasi muda sebagai motor penggerak diyakini akan mengubah wajah koperasi menjadi lebih segar, modern, dan profesional. Sudah saatnya anak-anak muda berperan dalam mengembangkan koperasi khususnya Koperasi Merah Putih," ujarnya.

Imas menilai salah satu faktor yang membuat Koperasi terkesan kuno karena minimnya regenarasi pengelola. Di sinilah kaum milenial dan Gen Z bisa menjadi pembeda agar koperasi bisa lebih dipercaya semua kalangan termasuk dari kalangan muda. 

"Milenial dan Gen Z mampu membawa koperasi masuk ke ekosistem digital, e-commerce, hingga pasar global. Anak muda terbiasa berjejaring dan berkolaborasi, membuka peluang koperasi masuk ke rantai pasok nasional maupun internasional," katanya.

Imas mengatakan, keterlibatan kaum milenial dan generasi muda, akan mengubah citra koperasi. Koperasi yang sebelumnya dipandang kuno, akan berubah menjadi lebih profesional dan inovatif. 

Menurutnya, saat ini dunia memasuki masa perubahan yang harus diadaptasi dengan baik. Adaptasi harus segera dilakukan jika ingin lebih maju dan berkembang, termasuk dalam pengelolaan Koperasi Merah Putih.

“Sudah saatnya kita memberi kepercayaan penuh kepada anak muda untuk menjadi pengurus, manajer, bahkan pemimpin koperasi. Dengan begitu, Koperasi Merah Putih benar-benar akan menjadi pilar ekonomi rakyat yang modern, inklusif, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya