Berita

Wamensesneg Juri Ardiantoro. (Foto: RMOL/Raiza Andini)

Politik

Wamensesneg:

Komite Reformasi Polri Bukan Inisiasi Presiden Prabowo

SENIN, 15 SEPTEMBER 2025 | 15:48 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wakil Menteri Sekretariat Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro menegaskan bahwa pembentukan Komite Reformasi Polri bukan usulan Presiden Prabowo Subianto.

Juri meminta masyarakat untuk menunggu keputusan Presiden Prabowo Subianto mengenai pembentukan Komite Reformasi Polri tersebut.

“Ya bukan inisiasi, ya presiden itu kan membuat kebijakan. Kalau presiden sudah menyampaikan kebijakan, nanti secara teknis seperti apa ya kita tunggu,” kata Juri di Komplek DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin 15 September 2025.


Ia menambahkan, pembentukan Komite Reformasi Polri itu akan disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Ya pokoknya kita tunggu kebijakan selanjutnya apa yang sudah disampaikan oleh presiden, teknisnya ya,” tutup Juri.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya disebut sudah memiliki rancangan untuk melakukan reformasi di tubuh kepolisian. 

Informasi ini diungkapkan oleh mantan Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Gomar Gultom, setelah bersama sejumlah tokoh bertemu Presiden Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Pertemuan tersebut berlangsung sekitar tiga jam dan dihadiri oleh istri Presiden ke-4 RI, Sinta Nuriyah, mantan Menteri Agama Lukman Hakim, ulama Quraish Shihab, cendekiawan Frans Magnis Suseno, Omi Komariah Nurcholish Madjid, akademisi Komaruddin Hidayat, hingga Laode Syarif. Mereka hadir sebagai bagian dari Gerakan Nurani Bangsa (GNB).

"Jadi, harapan-harapan yang diminta oleh teman-teman itu juga malah sudah dalam konsepnya Bapak Presiden. Jadi istilahnya tadi itu gayung bersambut, ya, yang dirumuskan teman-teman ini justru itu yang sudah akan dilakukan oleh Bapak Presiden, terutama menyangkut masalah reformasi dalam bidang kepolisian," kata Gomar usai pertemuan, Kamis malam, 11 September 2025.



Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya