Berita

Aplikasi Tiktok (Foto: RMOL/Reni Erina)

Dunia

Amerika Masih Berat Melepas TikTok

SENIN, 15 SEPTEMBER 2025 | 11:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Amerika Serikat (AS) kemungkinan besar akan kembali memperpanjang tenggat waktu bagi ByteDance untuk menjual aset TikTok di AS atau menutupnya.

Awalnya, Presiden Donald Trump memberi batas waktu sampai Januari 2025. Namun, sudah beberapa kali tenggat itu diperpanjang, dan kini jatuh pada 17 September 2025. Jika jadi diperpanjang lagi, ini akan menjadi kali keempat.

Trump sebelumnya mengatakan sudah ada calon pembeli dari AS. Tapi, saat ditanya soal masa depan TikTok pada Minggu lalu, ia justru tampak ragu.


“Mungkin iya, mungkin tidak. Kami masih negosiasi. TikTok bisa saja ditutup, atau bisa juga tidak. Itu tergantung Tiongkok,” kata Trump kepada wartawan, dikutip Reuters, Senin, 15 September 2025.

Meski para pejabat Washington khawatir TikTok bisa dipakai Beijing untuk memata-matai atau menyensor warga AS, Trump justru menegaskan ia ingin menyelamatkan aplikasi itu. 

“Saya ingin melakukannya demi anak-anak,” ujarnya.

Kesepakatan penjualan TikTok sejauh ini berjalan lambat. Salah satu penyebabnya adalah Beijing harus menyetujui jika algoritma TikTok dibagikan ke pembeli di AS. 

Rencana untuk memisahkan TikTok AS ke perusahaan baru sudah digodok sejak awal tahun, tetapi sempat tertunda setelah China keberatan usai Trump menaikkan tarif barang-barang asal Tiongkok.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya