Berita

(Foto: Dok. Presidium Gerakan Membangun Bangsa Bersama Prabowo di Atas Kebenaran)

Politik

Presidium Gerakan Membangun Bangsa Bersama Prabowo Komitmen Kawal Asta Cita

SENIN, 15 SEPTEMBER 2025 | 11:14 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Presidium Gerakan Membangun Bangsa Bersama Prabowo di Atas Kebenaran bakal menggelar Apel Kebangsaan pada Sabtu, 20 September 2025 di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.

Pembina Presidium Muhammad Burhanuddin mengatakan, apel Kebangsaan ini menjadi momentum konsolidasi nasional sekaligus pernyataan komitmen rakyat dan relawan untuk terus mendukung kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam membangun Indonesia yang adil, makmur, dan bermartabat.

“Apel Kebangsaan adalah simbol persatuan kita di atas kebenaran. Kita berdiri tegak bersama Presiden Prabowo,” ujar Burhanuddin dalam keterangan tertulis, Senin 15 September 2025.


Dia menjelaskan, rangkaian kegiatan akan diisi orasi kebangsaan dari tokoh presidium dan perwakilan relawan, penampilan seni serta hiburan serta doa bersama untuk bangsa dan negara.

"Kegiatan ini akan dihadiri ribuan relawan dari berbagai daerah dan diharapkan menjadi ajang penguatan persatuan sekaligus dukungan nyata terhadap program-program strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto," jelasnya.

Dia menekankan bahwa konsolidasi ini bertujuan untuk mengawal program Asta Cita Presiden Prabowo agar terlaksana tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh rakyat.

“Segala bentuk sumbang saran dan kritik terhadap program pemerintah seyogianya disalurkan secara demokratis, tertib, tidak anarkis,” pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya