Berita

Ilustrasi (Foto: Artificial Intelegence)

Bisnis

Harga Minyak Naik setelah Drone Ukraina Hantam Kilang Rusia

SENIN, 15 SEPTEMBER 2025 | 09:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia naik tipis pada awal perdagangan Senin, 15 September 2025, setelah serangan pesawat tak berawak Ukraina kembali menghantam fasilitas minyak Rusia.

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent naik 3 sen menjadi 67,02 Dolar AS per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 8 sen ke 62,77 Dolar AS per barel.

Pekan lalu, kedua harga minyak itu sempat naik lebih dari 1 persen karena Ukraina terus menyerang infrastruktur minyak Rusia. Targetnya termasuk terminal ekspor minyak terbesar Rusia, Primorsk, dan kilang Kirishinefteorgsintez (Kirishi), salah satu dari dua kilang terbesar di negara tersebut.


Primorsk bisa menyalurkan sekitar 1 juta barel minyak per hari, sehingga menjadi pusat ekspor utama Rusia di wilayah barat. Sementara kilang Kirishi yang dikelola Surgutneftegaz memproses sekitar 355 ribu barel per hari atau 6,4 persen dari total kapasitas kilang Rusia.

Meski begitu, Gubernur Bashkortostan, Radiy Khabirov, mengatakan sebuah perusahaan minyak di daerahnya akan tetap berproduksi normal meski sempat diserang drone pada Sabtu.

Tekanan terhadap Rusia juga makin besar. Presiden AS Donald Trump menegaskan pada Minggu bahwa ia siap menjatuhkan sanksi tambahan kepada Rusia. Namun, ia juga mendesak Eropa agar mengambil langkah serupa.

“Eropa masih membeli minyak dari Rusia. Saya tidak ingin mereka membelinya," kata Trump

"Sanksi mereka tidak cukup keras. Kalau saya bisa menjatuhkan sanksi, mereka juga harus memperketat sanksi setara dengan Amerika Serikat,” ujarnya.  

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:10

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:58

Omongan dan Tindakan Jokowi Sering Tak Konsisten

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:43

Izin Operasional SMA Siger Lampung Ditolak, Siswa Diminta Pindah Sekolah

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23

Emas Antam Naik Lagi, Nyaris Rp3 Jutaan per Gram

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:14

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:50

MUI Melunak terkait Board of Peace

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:44

Gibran hingga Rano Karno Raih Anugerah Indoposco

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30

Demokrasi di Tengah Perang Dingin Elite

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:15

Selengkapnya