Berita

Menteri Keuangan, Purbaya Yudha Sadewa. (Foto: RMOL/Hanifatunisa)

Politik

Ada Optimisme di Balik Gaya Koboi Menkeu Purbaya

MINGGU, 14 SEPTEMBER 2025 | 09:26 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Keuangan baru, Purbaya Yudha Sadewa, tengah menjadi sorotan publik bukan hanya soal kebijakan fiskal yang ia rumuskan, tetapi juga gaya komunikasinya yang terbilang berbeda dari pejabat publik kebanyakan.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, bahkan menyebut gaya komunikasi Purbaya “ala koboi”. Ada pula yang menilai, gaya blak-blakan Purbaya mencerminkan sikap apa adanya, jauh dari kesan jaim atau penuh basa-basi.

“Pak Purbaya ini terkesan dalam banyak hal selalu bicara apa adanya dengan bahasa yang relatif mudah dipahami masyarakat, terutama ketika bicara soal perbankan, ekonomi, dan stabilitas fiskal,” kata Adi lewat kanal Youtube miliknya, seperti dikutip redaksi di Jakarta, Minggu, 14 September 2025.


Contoh paling mencolok adalah ketika Purbaya menanggapi target pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 yang ditetapkan 5,4 persen. Ia secara terbuka mempertanyakan, mengapa tidak bisa 6 persen, bahkan 7 persen.

Pernyataan itu dianggap sebagian kalangan terlalu percaya diri, tidak terukur, bahkan pongah. Namun bagi Adi, optimisme Purbaya justru menyimpan pesan lain.

“Pak Purbaya ingin menunjukkan bahwa publik jangan meragukan kapasitas dan kompetensinya. Dia paham betul isu fiskal, keuangan, dan perbankan,” ujarnya.

Sebagai menteri baru, lanjut Adi, wajar bila Purbaya menunjukkan semangat optimisme dalam mendesain pertumbuhan ekonomi. Bahkan, ia ingin membuktikan bahwa dengan strategi yang tepat, target bisa melampaui ekspektasi.

“Jangankan 5,4 persen, bagi Pak Purbaya ekonomi bisa saja digenjot lebih tinggi. Persoalan fiskal dan perbankan yang selama ini gonjang-ganjing harus bisa diselesaikan di tangan Menkeu baru,” tegas Adi.

Kini, publik menunggu apakah gaya komunikasi lugas ala koboi ini akan sejalan dengan langkah konkret dalam mengawal stabilitas fiskal dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.


Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

UPDATE

Kejagung Pede Hadapi Febrie di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:27

Gebrakan PAM Jaya Tekan Kebocoran Air Diapresiasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:19

FEB UNJ Dukung Pariwisata Berkelanjutan di Bali Lewat Pengabdian Masyarakat

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Danantara Investasi Rp44 Triliun di JBS Group

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Anggota PWI Jakbar Laporkan Oknum Polisi ke Propam Polda Metro, Ini Sebabnya

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:47

Bawaslu Campus Connect Jadi Solusi Tantangan Digital di Pemilu

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:28

Publik Curiga UGM Melindungi Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:17

Febrie Adriansyah Siap Buka-bukaan di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:02

Gedung Bapenda DKI Kebakaran

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:32

Pemerintah Diultimatum 15 Hari Terbitkan PP Cukai MBDK

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:13

Selengkapnya