Berita

Ketua Umum Konfederasi Rakyat Pekerja Indonesia Rieke Diah Pitaloka. (Foto: RMOL/Raiza Andini)

Bisnis

Kopdes Bukan Ajang Bagi-bagi Duit tapi Bisnis Gotong Royong

MINGGU, 14 SEPTEMBER 2025 | 08:12 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Anggota Komisi VI DPR RI Rieke Diah Pitaloka menilai masih banyak dari tenaga pendamping yang menjadi pengurus Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih belum benar-benar memahami 100 persen tugasnya.  

Hal ini diungkapnya saat meninjau Kopdes Merah Putih Bojong Mangu sekaligus serap aspirasi anggota Kopdes Merah Putih Lambangsari, Kabupaten Bekasi, Sabtu, 13 September 2025.

"Mereka masih ada yang minim pengetahuan tentang koperasi, serta masih bingung ini seperti apa," ungkap Rieke.


Sosok yang akrab disapa Oneng ini pun bercerita, saat dirinya dulu sekolah ada pelajaran Ekonomi Koperasi yang mengulas dasar-dasar koperasi. 

"Demokrasi ekonomi Pancasila itu benar-benar bisa menghidupi rakyat dengan sistem ekonomi gotong-royong dan kekeluargaannya, tidak ada cara lain, ya koperasi," kata Rieke. 

Politikus PDI Perjuangan itu menyarankan dalam Kopdes Merah Putih ada layanan tambahan, yaitu kredit usaha bagi anggota. 

"Diberikan kredit untuk usaha. Tapi, itu juga usahanya harus jelas dan dipastikan orang tersebut menjadi anggota Kopdes Merah Putih," kata Rieke.

Oleh karena itu, Rieke mendorong tiga unit usaha utama dari Kopdes Merah Putih, yakni usaha produksi, distribusi, dan usaha yang masuk skala industri. 

"Jadi, koperasi ini bukan mau bagi-bagi duit, karena tujuan koperasi itu bisnis. Di situ ada keuntungan yang dibagikan kepada anggota. Ada gotong-royongnya, hingga ada kekeluargaannya," jelas Rieke.

Dia berharap kopdes yang ada di kecamatan ini bisa menjadi percontohan berbasis data desa presisi. Jadi, bukan hanya menjadi penyalur barang-barang subsidi, tapi apa potensi setiap desa itu.  



Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya