Berita

Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Facebook Prabowo Subianto)

Politik

Jelang Oktober Momen Tepat Prabowo Senggol Fufufafa

MINGGU, 14 SEPTEMBER 2025 | 03:07 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Menjelang satu tahu pemerintahannya pada 20 Oktober 2025, Presiden Prabowo Subianto didorong mulai berani bersikap tegas terhadap Wapres Gibran Rakabuming Raka yang diyakini pakar telematika Roy Suryo sebagai pemilik akun Kaskus Fufufafa.

Pegiat media sosial Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa meminta Presiden Prabowo tidak perlu sungkan lagi untuk membahas Fufufafa, seperti usai Pilpres 2024 lalu.

"Maka saat ini, menjelang Oktober 2025 ini, adalah momentum yang tepat untuk Presiden @prabowo bahas siapa Fufufafa," kata Dokter Tifa melalui akun X pribadinya yang dikutip Minggu 14 September 2025.


Dokter Tifa menekankan bahwa Pasal 7A UUD 1945 jelas menyatakan Presiden dan Wapres bisa dimakzulkan ketika terbukti melakukan perbuatan tercela.

Menurut Dokter Tifa, tiga aktivis lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) yakni Roy Suryo, Rismon Sianpar dan Tifauzia Tyassuma akan bantu meneliti keabsahan ijazah SMA dan S1 Gibran dengan cara yang sama Ketika meneliti ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi.

"Bukunya nanti  kami beri judul JOKOWI SON'S WHITE PAPER," pungkas Dokter Tifa.

Diketahui, pakar telematika, Roy Suryo memastikan 99,9 persen akun Kaskus Fufufafa adalah milik Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang juga merupakan anak sulung Presiden Joko Widodo.

Hal itu diungkapkan langsung Roy Suryo dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) yang dipandu wartawan senior, Karni Ilyas dengan judul "Setelah Fufufafa... Bisakah Pelantikan Gibran Dibatalkan?".

"Secara teknis, ya kita sisakan sedikit lah, 99,9 persen itu adalah, betul, bahwa itu adalah Wakil Presiden terpilih," kata Roy Suryo dalam video yang diunggah di kanal YouTube Indonesia Lawyers Club, Kamis 19 September 2024.




Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya