Berita

Jurubicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Judha Nugraha. (Foto: RMOL/Bonfilio Mahendra)

Politik

Kementerian Luar Negeri Bertahap Pulangkan WNI dari Nepal

SABTU, 13 SEPTEMBER 2025 | 20:35 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pemulangan atau evakuasi warga negara Indonesia (WNI) dari Nepal masih terus dilakukan. 

Jurubicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Judha Nugraha menjelaskan, pada 11 September 2025, sudah dilakukan pemulangan sebanyak 18 WNI, lalu pada 12 September 2025 kembali dilakukan terhadap 22 WNI.

"Hari ini siang waktu Kathmandu dan malam akan ada 17 WNI pulang. Sehingga, total ada 57 WNI yang dapat kita pulangkan per tanggal 13 hari ini, malam nanti," ucap Judha di Lapangan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pada Sabtu, 13 September 2025.


Kendati demikian, pemulangan WNI dari Nepal masih akan terus berlanjut, yakni 17 akan kembali dipulangkan pada Minggu besok. 

Selanjutnya, pada 15 September 2025 dua WNI dan 18 September ada dua WNI. 

"Total Insyaallah pada tanggal 18 September 2025 seluruh WNI yang melakukan kunjungan singkat dapat kembali pulang ke Indonesia," ujar dia. 

Adapun, total WNI yang ada di Nepal mencapai 134 orang terdiri dari 56 dengan status menetap dan 78 wisatawan.

Seperti diketahui aksi demonstrasi di Nepal berujung ricuh, warga masyarakat menyerang kantor-kantor pemerintahan serta rumah pejabat. Keadaan pun semakin parah beberapa akhir ini.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya