Berita

Konferensi pers tokoh Gerakan Nurani Bangsa di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 11 September 2025 (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Indef Ingin Tim Investigasi Independen Usut Kerusuhan Berjalan Sungguh-sungguh

SABTU, 13 SEPTEMBER 2025 | 16:44 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sikap Presiden Prabowo Subianto menyetujui pembentukan tim investigasi independen guna mengungkap aktor di balik kerusuhan demonstrasi pada akhir Agustus lalu patut diapresiasi. 

“Indef dan tentu saja masyarakat pada umumnya pasti setuju kasus yang menewaskan banyak nyawa tersebut tidak dikubur begitu saja,” kata Direktur Pengembangan Big Data Institute of Development of Economics and Finance (Indef), Eko Listyanto kepada wartawan, Sabtu 13 September 2025. 

Eko juga berharap Presiden Prabowo yang telah menyerap aspirasi para tokoh bangsa yang tergabung dalam Gerakan Nurani Bangsa (GNP) serius menindaklanjuti hal tersebut. 


“Kesungguhan (Presiden) menyerap aspirasi rakyatnya dan memimpin negeri ini ke arah lebih baik. Tidak tergelincir ke praktek tidak sungguh-sungguh dan 'omon-omom' belaka,” harap Eko.

Ia menguraikan, melalui Machine Learning AI di bawah Pusat Pengembangan Big Data Continum mengumpulkan ratusan ribu percakapan para netizen yang berharap agar tanggung jawab masalah tersebut serius diselesaikan.

“Karena itu, Indef berada dalam posisi mendukung agar tim independen pencari fakta kasus tersebut agar terbuka bagi publik. Yang bersalah diberi hukuman yang adil,” pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto disebut menyetujui pembentukan tim independen yang bertugas untuk menginvestigasi peristiwa yang terjadi pada demonstrasi Agustus 2025. 

Setujunya Prabowo terhadap pembentukan tim tersebut diungkap mantan Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin.

Lukman bersama istri Presiden ke-4 Sinta Nuriyah, mantan Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Gomar Gultom, Quraish Shihab, Frans Magnis Suseno, Omi Komaria Nurcholish Madjid, Komaruddin Hidayat, dan Laode Syarif yang tergabung dalam Gerakan Nurani Bangsa (GNB) diketahui berdiskusi dengan Prabowo selama tiga jam pada Kamis 11 September 2025.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Gibran Mundur Saja

Selasa, 03 November 2026 | 04:20

Investasi Jakarta Tembus Rp249,3 Triliun

Selasa, 03 November 2026 | 04:08

MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo

Selasa, 03 November 2026 | 03:17

DJP Buka-bukaan soal Pajak Digital yang Disebut Hashim

Selasa, 03 November 2026 | 03:05

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Putusan MA soal Suket Gibran Jadi Momentum Akhiri Bayang-Bayang Jokowi

Selasa, 03 November 2026 | 02:13

Sikap Responsif Kapolri Pulihkan Kepercayaan Masyarakat

Selasa, 03 November 2026 | 02:05

RI Pamer Latihan Militer Gabungan Tiga Bidang di Forum Pertahanan ASEAN

Selasa, 03 November 2026 | 01:40

Anies Temui Seniman Iman Soleh di Bandung, Ini Kisahnya

Selasa, 03 November 2026 | 01:29

PAM Jaya Sumbang Dividen Rp257 Miliar

Selasa, 03 November 2026 | 01:07

Selengkapnya