Berita

Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal Mohamad Tonny Harjono menyambut Satuan Tugas (Satgas) Garuda Merah Putih II usai menjalani misi kemanusiaan ke Gaza, Palestina Sabtu, 13 September 2025 (Foto: RMOL/Bonfilio Mahendra)

Pertahanan

Satgas Garuda Merah Putih II Sukses Salurkan 91,4 Ton Bantuan ke Warga Gaza

SABTU, 13 SEPTEMBER 2025 | 14:57 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Satuan Tugas (Satgas) Garuda Merah Putih II telah kembali ke Indonesia usai menjalani misi kemanusiaan ke Gaza, Palestina, sejak 13 Agustus 2025.

Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal Mohamad Tonny Harjono mengatakan, tiga pesawat Hercules yang telah melaksanakan misi bantuan tersebut kembali ke tanah air hari ini. 

"Siang ini kita menerima kehadiran tiga pesawat Hercules yang telah melaksanakan misi bantuan kemanusiaan ke Gaza," kata Marsekal Tonny Harjono, di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu, 13 September 2025.


Pemberian bantuan kemanusiaan sendiri dilakukan atas perintah Presiden Prabowo Subianto. Satgas Merah Putih II diberangkatkan pada 13 Agustus 2025 lalu. 

"Lalu kita berangkatkan, awalnya satu pesawat kemudian menyusul, kemudian satu pesawat dan jadi tiga pesawat," kata Tonny.

Tonny menjelaskan selama di Gaza, pemerintah telah memberikan bantuan sebanyak 91,4 ton sejak Minggu, 17 Agustus 2025.

"Dari tanggal 17 Agustus 2025 mereka melakukan dropping sampai dengan tanggal 28 Agustus 2025, total yang sudah didrop seberat 91,4 ton dengan jumlah buckle itu ada 520 buckle yang diterjunkan didrop di Gaza," kata Tonny.

Terakhir, Tonny memastikan pemberian bantuan ini merupakan bentuk solidaritas kemanusiaan sesama unat manusia.

"Ini sebuah catatan sejarah dan hadiah istimewa RI di HUT ke-80, dan misi dari Bapak Presiden ini sebagai wujud nyata Indonesia menjunjung tinggi solidaritas kemanusiaan," tegas Tonny.

Tonny yakin pemberian bantuan kemanusiaan ini disambut baik oleh warga Gaza.

Seperri diketahui, Satgas Garuda Merah Putih II diperkuat 88 personel terdiri dari kru penerbang dan pendukung teknis, menggunakan 3 pesawat Hercules C-130J TNI AU dari Skadron Udara 31. 

Operasi bantuan kemanusiaan ini telah mengirimkan logistik sejak 17 Agustus hingga 9 September 2025 melalui airdrop dari pangkalan aju di Yordania dan Mesir dengan total bantuan sebesar 91,4 ton atau sekitar 520 bundel.

Dalam menjalankan misi, Satgas yang dikomandani Kolonel Pnb Puguh Yulianto menggunakan tiga pesawat Hercules TNI AU, yaitu A-1344, A-1343, dan A-1339.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Jutaan Orang Tak Sadar Terkena Diabetes

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:17

Kejati Sumut Lepaskan Tersangka Penadahan Laptop

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00

Sektor Energi Indonesia Siap Menggebrak Melalui Biodisel 50 Persen dan PLTN

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:35

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

Pasal Pembuka, Pasal Pengunci

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:21

Eggi Sudjana Perburuk Citra Aktivis Islam

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:19

Pratikno dan Jokowi Harus Dihadirkan di Sidang Sengketa Ijazah KIP

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:03

Dugaan Pengeluaran Barang Ilegal di Cileungsi Rugikan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:45

Eggi Sudjana Konsisten Meyakini Jokowi Tak Punya Ijazah Asli

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:15

Selengkapnya