Berita

Wakil Ketua III DPRD Tangsel, Maria Teresa Suhardja (Foto: Instagram @mariateresasuhardja)

Politik

Legislator Tangsel Siapkan Rencana Jangka Pendek Atasi Banjir di Pondok Maharta

SABTU, 13 SEPTEMBER 2025 | 09:43 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Persoalan banjir kerap melanda wilayah Kota Tangerang Selatan akhir-akhir ini.

Bila hujan turun dalam intensitas tinggi di waktu tertentu, sekitar 1 hingga 2 jam bahkan sampai 3 jam beberapa wilayah digenangi banjir, salah satunya wilayah RW 09 Pondok Maharta, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren.

Debit air yang tidak bisa ditampung di kali Maharta, meluap ke jalan dan bahkan masuk ke rumah warga. Alhasil, banjir mengganggu aktivitas.


Menyikapi persoalan ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan telah menyiapkan langkah-langkah pemecahan persoalan tersebut.

"Untuk sementara ada beberapa titik penambahan pompa air sebagai upaya awal, dan beberapa pintu air sudah diperbaiki, namun kita akan menambah pintu air lagi," kata Wakil Ketua III DPRD Tangsel Maria Teresa Suhardja kepada RMOL pada Sabtu, 13 September 2025.

Politisi muda dari Partai Gerindra ini juga menjabarkan rencana jangka pendek dari penanganan banjir.

Pertama, membangun rumah pompa di Pondok Maharta sebanyak 3 unit pada APBD 2025 dan 6 unit pada APBD Perubahan 2025.

"Kedua penggantian dan perbaikan 15 unit pintu Air; ketiga, peninggian turap Kali Serua segmen Jalan Dr. Setiabudi Pondok Kacang Timur; keempat pengerukan kali Serua segmen Jl. Setia Budi," jelas Maria.

Terakhir, melakukan pengerukan polder/kolam retensi pada aliran Kali Serua oleh pengembang di wilayahnya masing-masing.

Selain langkah diatas, bila dalam keadaan darurat Pemkot Tangsel juga menyediakan unit pompa air tambahan dari truk-truk mobil Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDAB MBK).

Biasanya, truk itu ditempatkan di jembatan atau Pasar Maharta dan menyedot air di wilayah RW 09 untuk membuangnya ke kali.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya