Berita

Ketua Pelaksana Satgas PKH yang juga Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat, 12 September 2025. (Foto: Puspenkum Kejagung)

Hukum

Satgas PKH Kembalikan 674 Ribu Hektare Lahan ke Negara

JUMAT, 12 SEPTEMBER 2025 | 23:40 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) merebut kembali 674 ribu hektare lahan dari 245 perusahaan yang tersebar di 15 provinsi di Indonesia.

“Total sekitar 3,3 juta hektare, kami telah menyerahkan kepada PT Agrinas Palma Nusantara, seluas 833.413,46 hektare,” kata Ketua Pelaksana Satgas PKH yang juga Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat, 12 September 2025. 

Lanjut dia, lahan seluas 81.793 hektare juga telah dialihkan ke Kementerian Lingkungan Hidup (LH) untuk memperkuat kawasan Taman Nasional Tesso Nilo. 


Menurut Febrie, langkah pengambilalihan lahan bukan sekadar soal hukum, namun soal keadilan sosial, perlindungan lingkungan, serta kemakmuran rakyat.

Lalu dari sisi ekonomi, dampaknya juga nyata. Pasalnya, Kementerian Keuangan akan mencatat nilai indikatif aset yang berhasil diselamatkan mencapai Rp150 triliun. 

Tentunya ini akan berdampak pada penerimaan negara melalui pajak, escrow account hingga kontrak kerja sama dengan total laba bersih mencapai Rp1,32 triliun.

Ke depan, Febrie menegaskan, pihaknya juga membidik tambang ilegal yang membuka kawasan hutan tanpa izin resmi. Sebab, total tambang liar yang teridentifikasi mencapai 4,2 juta hektare.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Jawapos TV Tumbang, Televisi dan Radio Daerah Berguguran

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:24

UPDATE

Polda Metro Jaya Ajak Warga Manfaatkan Program Pemutihan Pajak hingga Akhir Agustus

Kamis, 04 Juni 2026 | 12:11

IIW Indonesia 2026 Dorong Investasi dan Kolaborasi Industri Global

Kamis, 04 Juni 2026 | 12:03

Indonesia dan Madagaskar Teken Dua Perjanjian Strategis

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:59

Sah! RUU P2SK Resmi Jadi UU, Purbaya Klaim Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:46

Pergantian Pimpinan BGN Harus Dibarengi Peningkatan Kualitas MBG

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:44

ICW Khawatir Ada Intervensi di Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Proses Penyidikan ke Publik

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:37

Prabowo Pernah Minta BPKP Tak Ragu Usut Orang Dekat Sebelum Dadan Ditangkap

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:25

KPK Segel Rumah Wamen Imipas Silmy Karim dan Sejumlah Lokasi Lain

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:09

Menlu Sugiono Tegaskan Indonesia Harus Gaul dengan Semua Negara

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:06

Rupiah-IHSG Ambruk, Pengamat: Pasar Lebih Percaya Data, Bukan Pidato Pemerintah

Kamis, 04 Juni 2026 | 10:51

Selengkapnya