Berita

Presiden RI Prabowo Subianto (Foto: Sekretariat Presiden RI)

Politik

Prabowo Terbang ke Qatar Langsung untuk Beri Dukungan

JUMAT, 12 SEPTEMBER 2025 | 18:17 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto dilaporkan telah bertolak menuju Doha, Qatar, pada Jumat, 12 September 2025. 

Keberangkatan Presiden bertujuan untuk memberikan dukungan langsung kepada pemerintah dan rakyat Qatar usai serangan udara Israel ke Doha pada Selasa lalu, 9 September 2025.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulis membenarkan keberangkatan mendadak Presiden Prabowo tersebut.


"Iyaa betul, hari ini Presiden Prabowo terbang ke Doha (Qatar) untuk bertemu langsung dengan Emir Qatar, sore waktu setempat," kata Teddy pada Jumat sore.

Ia menegaskan bahwa keputusan Prabowo merupakan bentuk solidaritas Indonesia terhadap Qatar yang baru saja mengalami serangan mematikan.

"Presiden memutuskan untuk segera datang ke Qatar pasca-serangan Israel ke Doha (Selasa kemarin). Ini adalah bentuk solidaritas dan dukungan Indonesia secara langsung terhadap Pemerintah dan rakyat Qatar,” tambahnya.

Menurut laporan Arab News, Doha akan menjadi tuan rumah pertemuan puncak darurat negara-negara Arab dan Islam pada 14-16 September 2025 mendatang untuk membahas serangan udara Israel terhadap ibu kota Qatar. 

Prabowo sebelumnya telah menghubungi Emir Qatar, Yang Mulia Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani, melalui sambungan telepon pada Rabu malam, 10 September 2025. 

Pada kesempatan itu, ia menanyakan secara langsung kondisi terkini di Qatar serta langkah-langkah penanganan yang dilakukan otoritas setempat.

Presiden juga menegaskan sikap konsisten Indonesia yang selalu menjunjung tinggi kedaulatan negara sahabat dan mendorong perdamaian kawasan.

“Indonesia menegaskan kembali solidaritasnya terhadap Pemerintah dan rakyat Qatar, serta menekankan komitmennya untuk mendukung semua upaya diplomatis demi tercapainya penyelesaian yang adil, komprehensif, dan perdamaian berkelanjutan di Timur Tengah di bawah Solusi Dua-Negara,” kata Seskab Teddy dalam keterangan sebelumnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya