Berita

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Dok. Great Institute)

Politik

Plt Ketua Dewan Komisioner LPS: Target Pertumbuhan Ekonomi Dapat Tercapai

JUMAT, 12 SEPTEMBER 2025 | 17:11 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa optimis ekonomi nasional bisa tumbuh hingga 8 persen asalkan mesin negara dan sektor swasta bergerak bersama.

Menurutnya, target pertumbuhan 8 persen bukanlah angka ambisi semata, melainkan kebutuhan mendesak agar Indonesia bisa keluar dari jebakan pendapatan menengah.

“Lihat Jepang, Korea Selatan, dan China. Mereka pernah merasakan pertumbuhan dua digit dalam kurun waktu yang tidak singkat. Jika kita tidak mengusahakannya, maka kita akan selalu berada di posisi ini,” tegas Purbaya dalam Great Lecture bertema Transformasi Ekonomi Nasional: Pertumbuhan Inklusif Menuju 8 Persen yang digelar GREAT Institute di Menara Bidakara, Kamis, 11 September 2025.


Mantan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu menilai masalah utama perekonomian saat ini adalah likuiditas yang kering. 

Ia pun menyinggung pengalamannya saat pandemi Covid-19, ketika menyarankan Presiden Joko Widodo menarik dana Rp300 triliun dari Bank Indonesia untuk digelontorkan ke sistem perbankan melalui program pemulihan ekonomi.

“Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dorongan likuiditas dari sisi fiskal terus diperkuat,” tandasnya.

Selain itu, Purbaya menyinggung lemahnya kontribusi sektor swasta. Ia membandingkan era Presiden SBY yang ditopang oleh private-led growth, sementara pada masa Presiden Jokowi pertumbuhan lebih banyak digerakkan pemerintah atau state-led growth.

“Sekarang waktunya mesin ekonomi negara dan swasta bergerak,” ujar lulusan teknik elektro ITB ini.

Ketua Dewan Direktur GREAT Institute, Syahganda Nainggolan, menambahkan bahwa pertumbuhan tinggi harus dibarengi dengan pemerataan. 

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia dicapai melalui program-program yang inklusif dan pro rakyat, sehingga pertumbuhannya yang tidak hanya tinggi secara angka, namun juga inklusif dan merata,” kata Syahganda.

Pada kesempatan yang sama, pelaksana tugas Ketua Dewan Komisioner LPS Didik Madiyono menyebut bahwa target pertumbuhan ekonomi akan dapat dicapai. 

"Dengan kerja keras, optimisme, dan sinergi, target dapat diupayakan," ujar Didik. 

Hadir pula dalam forum tersebut Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun, Wakil Menteri Perumahan Rakyat Fahri Hamzah, Anggota Komisi V DPR Musa Rajekshah, Ketua Umum APKASI Bursah Zarnubi, Guru Besar Ekonomi Universitas Yarsi Perdana Wahyu Sentosa, Anggota BPK RI Bobby Rizaldi, serta akademisi Rocky Gerung.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya