Berita

NATO (Foto: Washington Post)

Global

NATO Waspadai Latihan Militer Rusia-Belarusia

JUMAT, 12 SEPTEMBER 2025 | 16:08 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) meningkatkan kewaspadaan menyusul dimulainya latihan militer gabungan berskala besar oleh Rusia dan sekutunya, Belarus, pada Jumat, 12 September 2025.

Latihan bertajuk “Zapad 2025” itu berlangsung di dekat kota Borisov, Belarus, di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara-negara anggota NATO di Eropa Timur.

Kementerian Pertahanan Rusia mengonfirmasi dimulainya latihan tersebut.


“Latihan manuver strategis gabungan dari angkatan bersenjata Rusia dan Belarus telah dimulai,” kata Kementerian Pertahanan Rusia dalam pernyataan resminya, seperti dimuat TRT World.

Latihan Zapad, yang biasanya digelar empat tahun sekali, kali ini menjadi yang pertama sejak invasi Rusia ke Ukraina. 

Meski skalanya lebih kecil dibanding edisi 2021 yang melibatkan 200 ribu personel, latihan ini tetap dinilai mengkhawatirkan. 

Belarus sebelumnya menyebutkan 13 ribu pasukan akan terlibat, namun jumlah itu kemudian dipangkas hampir setengahnya.

Negara-negara NATO di garis timur, Polandia, Lithuania, dan Latvia, telah memperketat pengamanan sejak awal pekan. 

Polandia bahkan menutup seluruh pos perbatasannya dengan Belarus selama latihan berlangsung, serta membatasi lalu lintas udara di perbatasan timurnya.

Perdana Menteri Polandia Donald Tusk menyebut situasi ini sebagai masa paling genting sejak Perang Dunia II.

"Kami menghadapi hari-hari yang kritis. Polandia saat ini berada pada titik paling dekat menuju konflik terbuka sejak Perang Dunia II,” ujar Tusk, menanggapi pelintasan drone Rusia di wilayah udara Polandia yang sempat memicu pengerahan jet tempur NATO pada Rabu lalu, 10 September 2025.

Menurut Tusk, latihan Zapad kali ini mensimulasikan pendudukan Koridor Suwalki celah strategis yang membentang di perbatasan Polandia-Lituania, diapit Belarus dan eksklave Rusia, Kaliningrad. 

Koridor ini dianggap sebagai titik lemah NATO dan dapat menjadi target pertama serangan Rusia.

Latihan ini juga disebut akan melibatkan rudal eksperimental baru Rusia berkepasitas nuklir, Oreshnik, serta skenario latihan serangan nuklir. Rusia diketahui telah menempatkan senjata nuklir taktis di Belarus sejak tahun lalu.

Lithuania dan Latvia turut mengumumkan penutupan sebagian wilayah udara mereka sebagai langkah antisipatif.

Moskow menepis anggapan bahwa latihan ini merupakan ancaman bagi negara lain.

“Ini adalah latihan yang telah direncanakan dan tidak ditujukan terhadap siapa pun,” kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov, menolak klaim Polandia bahwa latihan itu merupakan tindakan agresif.

Presiden Belarus Alexander Lukashenko juga menyebut kekhawatiran NATO sebagai omong kosong.

Namun Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memperingatkan bahwa latihan ini berpotensi mengancam kawasan.

“Makna dari tindakan Rusia seperti ini jelas bukan bersifat defensif, dan diarahkan bukan hanya terhadap Ukraina,” tegas Zelensky dalam pernyataan di Kiev, Kamis, 11 September 2025.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Dede Indra: Polri Serius Perangi Narkoba!

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:26

Grup Salim Guyur Rp2,25 Triliun untuk Buyback Saham, Ini Efeknya bagi LSIP, INDF, dan ICBP

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:13

Fokus Penuhi Kebutuhan Domestik, RI Mulai Rem Ekspor Gas ke Singapura

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:35

98 Resolution Network Soroti Tata Kelola SDA dan Ekonomi Kerakyatan di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:07

TRUK dan PNSE Rajai Daftar Saham Top Gainers Sepekan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:46

Harga iPhone Duo di Indonesia, Mulai Rp 45 Juta hingga Rp 75 Juta

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:30

Tanpa Suara, BYD Atto 1 Seruduk Mobil dan Lindas Pengemudi Ojol

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:26

5 Gunung di Pulau Jawa Dilanda Karhutla Pekan Ini

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:23

Cara Cek Sebaran Asap Karhutla lewat Website BMKG dan NASA

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:02

Mengenal Virus Shamonda yang Ditemukan pada Pasien Meninggal di Prancis

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 11:59

Selengkapnya