Berita

Lokakarya edukasi tentang kebiasaan hidup sehat, pengelolaan air, dan literasi keuangan di Gunungkidul (Foto: Prudential Indonesia)

Nusantara

Warga Gunungkidul Ikuti Lokakarya Hidup Sehat dan Literasi Keuangan

JUMAT, 12 SEPTEMBER 2025 | 14:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bencana kekeringan berkepanjangan pada 2023 yang diperparah oleh El Nino menyebabkan berkurangnya curah hujan di seluruh Indonesia, termasuk Kabupaten Gunungkidul. 

Bencana tersebut, yang mengakibatkan kekeringan pada sejumlah sumber air dan berdampak pada lebih dari 116.000 orang, menjadi perhatian Prudential Indonesia. 

Sejalan dengan komitmen keberlanjutan dalam pemberdayaan masyarakat, Prudential Indonesia pun melaksanakan program pengadaan akses air bersih dan penanaman pohon di Kabupaten Gunungkidul dengan berkolaborasi bersama Habitat for Humanity Indonesia. 


Program ini telah berjalan secara bertahap sejak November 2024 hingga Mei 2025 yang  menargetkan 2.500 penerima manfaat langsung dan 24.000 penerima manfaat tidak langsung.

Selain memasang pipa air untuk menyediakan akses air bersih bagi masyarakat setempat dan menanam 100 pohon beringin, program ini juga mencakup pembangunan empat rumah pintar iklim dan penyelenggaraan lokakarya edukasi tentang kebiasaan hidup sehat, pengelolaan air, dan pengelolaan fasilitas WASH. 

Ditambah lagi dengan sesi literasi keuangan bagi 45 perempuan dari masyarakat setempat untuk mendukung masa depan yang lebih aman dan sejahtera.

Karin Zulkarnaen, Chief Customer and Marketing Officer Prudential Indonesia mengatakan program ini turut melibatkan 31 PRUVolunteers yang terdiri dari karyawan, tenaga pemasar dan nasabah Prudential Indonesia. 

Mereka menjadi relawan untuk terjun langsung dalam program pemberdayaan masyarakat, guna meringankan dampak sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga Gunungkidul. 

"Kami senantiasa memastikan kontribusi yang kami berikan tepat sasaran, salah satunya lewat kerja sama dengan mitra kami, Habitat for Humanity Indonesia, untuk memastikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat,” ujar Karin . 

Senada, Nicole Ngeow, Executive Director of Prudence Foundation mengatakan, membangun ketahanan masyarakat dalam menghadapi dampak perubahan iklim terhadap kesehatan merupakan fokus utama perusahaan. 

Inisiatif ini mengedepankan pendekatan kolaboratif yang berpusat pada masyarakat, dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk menciptakan dampak nyata hari ini dan perubahan positif yang berkelanjutan di masa depan.

Sementara, Arwin Soelaksono, Program Director Habitat for Humanity Indonesia  mengapresiasi kerja sama antara Habitat for Humanity Indonesia dan Prudential Indonesia yang telah terjalin selama beberapa tahun terakhir. 

"Kerja sama antara kedua belah pihak ini dibangun atas dasar kesamaan misi untuk menciptakan dampak luas dan nyata untuk membantu kelompok masyarakat yang membutuhkan," katanya. 

Selain program di Gunungkidul, Prudential Indonesia telah berkolaborasi dengan Habitat for Humanity dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat, termasuk program Desa Maju Prudential di Desa Tanjung Anom di Kabupaten Tangerang, Banten, dan Desa Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. 

Program yang telah berjalan sejak 2020 dan kini telah masuk tahap ketiga dan memberikan manfaat kepada sekitar 40.000 warga masyarakat baik secara langsung maupun tidak langsung.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Kemenkop Akselerasi Penerima PKH Jadi Anggota Kopdes Merah Putih

Selasa, 24 Februari 2026 | 21:44

DPR Wajib Awasi Partisipasi Indonesia di BoP dan ISF

Selasa, 24 Februari 2026 | 21:42

Polisi Gadungan Penganiaya Pegawai SPBU Dibekuk

Selasa, 24 Februari 2026 | 21:18

BPC HIPMI Rembang Dukung Program MBG Lewat Pembangunan SPPG

Selasa, 24 Februari 2026 | 20:56

Posisi Strategis RI di Tengah Percaturan Geopolitik

Selasa, 24 Februari 2026 | 20:55

Pertamina Harus Apresiasi Petugas SPBU Disiplin SOP Hingga Dapat Ancaman

Selasa, 24 Februari 2026 | 20:21

Menkop Ajak Seluruh Pihak Kolaborasikan KDKMP dan PKH

Selasa, 24 Februari 2026 | 20:19

Setop Alfamart dan Indomaret Demi Bangkitnya Kopdes

Selasa, 24 Februari 2026 | 19:52

PDIP soal Ambang Batas Parlemen: Idealnya Cukup 5-6 Fraksi di DPR

Selasa, 24 Februari 2026 | 19:29

BNI Ingatkan Bahaya Modus Phishing Jelang Lebaran

Selasa, 24 Februari 2026 | 19:25

Selengkapnya