Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Dunia

Prabowo Bakal Singgung Serangan Israel ke Qatar di Sidang PBB

JUMAT, 12 SEPTEMBER 2025 | 10:58 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto diperkirakan membawa isu-isu panas geopolitik dunia ke panggung Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-80 di New York, Amerika Serikat. 

Dalam pidato perdananya di forum global tersebut, Prabowo disebut akan menyoroti serangan Israel ke Doha, Qatar, serta situasi terkini di Palestina yang terus memanas.

Hal tersebut diungkap Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Tri Tharyat, dalam pernyataan di Jakarta, seperti dikutip pada Jumat, 12 September 2025. 


Ia menyebutkan bahwa sejumlah isu strategis akan menjadi bagian penting dalam pidato Prabowo di forum internasional tersebut.

“Ada beberapa prioritas, saya tentunya belum bisa share mengenai pidato Bapak Presiden. Kita tunggu pada saat peluncuran, tapi yang sangat menonjol dan akan kita angkat,” ujar Tri.

Namun yang paling menonjol kemungkinan berkaitan dengan perkembangan konflik global, di mana baru-baru ini Qatar menjadi target serangan militer Israel. 

“Antara lain tentunya dinamika global saat ini, termasuk barusan saja ada serangan terhadap satu negara berdaulat, yaitu di Qatar. Pasti juga isu Palestina, akan dibawa,” sambungnya.

Tri menilai, kehadiran Prabowo dalam Sidang Majelis Umum PBB merupakan momentum penting untuk menegaskan program Asta cita Indonesia ke kancah internasional.

“Dan tentunya kesempatan Sidang Majelis Umum PBB menjadi kesempatan yang sangat baik untuk terus mendorong pelaksanaan program-program dan visi Asta Cita Bapak Presiden,” tuturnya.

Sidang Majelis Umum PBB ke-80 sendiri telah resmi dibuka pada 9 September 2025. 

Prabowo akan muncul pada 23 September 2025, dalam acara Debat Umum Tingkat Tinggi yang menjadi forum utama bagi para pemimpin dunia untuk menyampaikan pandangan mereka terkait isu-isu global.

Kehadiran Prabowo dalam forum tersebut akan menjadi yang pertama bagi seorang Presiden RI dalam satu dekade terakhir, setelah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) tidak pernah menghadiri langsung sidang tahunan tersebut.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya