Berita

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 11 September 2025. (Foto: RMOL/Raiza Andini)

Politik

JK Dorong DPR Segera Sahkan Revisi UU Pemerintahan Aceh

KAMIS, 11 SEPTEMBER 2025 | 20:23 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla mendorong DPR untuk segera mengesahkan revisi UU Pemerintahan Aceh. Pasalnya, hal itu menjadi sesuatu yang mendesak untuk kesejahteraan rakyat Aceh.

Hal itu ditegaskan JK usai Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Badan Legislasi DPR di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis, 11 September 2025.

“Ya, dasar tujuan akhir daripada suatu persetujuan dan undang-undangnya tentu untuk kesejahteraan rakyat di Aceh. Maka revisi undang-undang untuk lebih baik di Aceh harus sesuai dengan MoU Helsinki dan harus cepat disahkan,” ucap JK.


Mantan Ketua Umum Golkar ini menerangkan revisi UU Pemerintahan Aceh harus menyesuaikan dengan perkembangan zaman, serta tidak melihat ke belakang lagi.

“Boleh tambah selama spiritnya semangatnya sesuai dengan MoU itu dan insya Allah DPR sudah dapat berjalan seperti itu maka setiap revisi tentu bisa sesuai dengan zamannya. Tapi dengan syarat melihat Aceh ke depan, melihat Indonesia ke depan. Jadi tidak ke belakang lagi karena ke belakang sudah selesai. Kita selalu prinsipnya ke depan,” tandasnya.

MoU Helsinki menghasilkan 71 butir pasal di antaranya, Aceh diberi wewenang  melaksanakan kewenangan di semua sektor publik. Hasil dari perdamaian itu kemudian dijabarkan melalui UU Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintah Aceh (UUPA).

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya