Berita

Aksi unjuk rasa Dewan Pimpinan Pusat Forum Remaja Dan Mahasiswa Bekasi (DPP Formasi). (Foto: RMOL/Slamet)

Nusantara

Diduga Pengguna Narkoba

Formasi Desak Dirut Perumda Tirta Patriot Dicopot

KAMIS, 11 SEPTEMBER 2025 | 18:46 WIB

Kantor Perumda Tirta Patriot (PDAM) Kota Bekasi digeruduk massa dari Dewan Pimpinan Pusat Forum Remaja Dan Mahasiswa Bekasi (DPP Formasi).

Koordinator aksi, Eko Setiawan mengatakan kedatangan mereka untuk menyampaikan adanya dugaan Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Patriot Ali Imam Faryadi adalah pengguna narkoba. Selain itu ia juga mengungkap bahwa ada Tenaga Ahli (TA) di lingkungan PDAM juga diduga merupakan pengguna narkoba.

“Penyalahgunaan narkoba harus kita perangi sebagai ancaman serius di masyarakat. Tidak menutup kemungkinan hal ini juga terjadi di lingkungan pemerintah kota maupun BUMD,” ujar Eko, Kamis 11 September 2025.


Kata dia, Badan Narkotika Nasional (BNN) harus bergerak cepat melakukan tes narkoba secara mendadak di Perumda Tirta Patriot. 

Hal ini, menurutnya, penting dilakukan secara terbuka dan transparan, terlebih setelah adanya akuisisi yang menyebabkan jumlah pegawai perusahaan tersebut semakin bertambah.

“Kami meminta BNN melakukan tes urine dadakan di Perumda Tirta Patriot dan hasilnya dibuka secara transparan kepada publik. Pemeriksaan ini harus dilakukan langsung oleh BNN, bukan hanya berdasarkan surat keterangan dari rumah sakit,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Formasi Tri Handito juga meminta kepada Wali Kota Bekasi Tri Adhianto untuk segera memecat tenaga ahli yang merupakan mantan narapidana dalam kasus narkoba.

Dia juga meminta kepada Wali Kota Bekasi untuk segera mengevaluasi serta melakukan tes narkoba kepada Dirut Perumda Tirta Patriot.

"Jangan sampai mereka menjadi virus di dalam tubuh Perumda Tirta Patriot," tandasnya.

Redaksi berupaya meminta klarifikasi terhadap nama-nama yang dituduh pendemo. Klarifikasi akan ditayangkan pada berita terpisah.

Laporan: Slamet, kontributor Bekasi. 

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya