Berita

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 11 September 2025. (Foto: RMOL/Raiza Andini)

Politik

JK Imbau Orang Pintar dan Pengusaha Aceh Pulang Kampung

KAMIS, 11 SEPTEMBER 2025 | 18:25 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan untuk membangun Aceh kembali berjaya, pemerintah perlu membawa pulang para pengusaha besar, orang-orang pintar Aceh yang melakukan ekspansi ke wilayah lain untuk dapat membangun Aceh.

Hal itu ditegaskan JK ketika Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Badan Legislasi DPR dalam membahas RUU Pemerintahan Aceh di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 11 September 2025.

“Karena orang-orang Aceh yang produktif, selalu meninggalkan Aceh. Orang tenaga-tenaga yang ahli itu ke Jawa atau Sumatera dan Malaysia. Jadi yang berani dan entrepreneur ada di Malaysia. Contohnya pedagang-pedagang,” ucap JK. 


Ia menyampaikan bahwa beberapa daerah yang mengalami konflik membuat para orang pintar di daerah tersebut meninggalkan kampung halaman.

“Semua daerah yang konflik selalu begitu. Pergi orang-orang yang pintar-pintar, yang mandiri, seperti itu. Karena itulah, maka bagaimana Aceh bisa menarik secara ekonomis, sehingga orang-orang dari Jawa atau dari Malaysia kembali ke Aceh untuk berusaha dan sebagainya,” imbuh JK.

Mantan Ketua Umum Golkar ini menegaskan bahwa permasalahan sumber daya manusia juga menjadi salah satu persoalan di Aceh, sehingga menyebabkan ketimpangan luar biasa dari segi ekonomi.

“Jadi masalah sumber daya manusia ini juga akibat,” tandasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya