Berita

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq dalam kegiatan Kampanye Gerakan Anak Indonesia Hebat. (Foto: Dok. Kemendikdasmen)

Politik

Wamen Fajar: Jadikan PAUD Rumah Kedua bagi Anak

KAMIS, 11 SEPTEMBER 2025 | 16:46 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Perlu kolaborasi semua pihak dalam spirit semangat partisipasi semesta agar pendidikan anak usia dini yang holistik-integratif bisa diperkuat. Sehingga anak Indonesia tumbuh kembang dengan baik, berilmu, dan berkarakter. 

Pesan itu disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq dalam kegiatan Kampanye Gerakan Anak Indonesia Hebat kolaborasi antara Direktorat PAUD Kemendikdasmen, Pemda Pangandaran, dan Bank Mandiri pada Kamis 11 September 2025.

"Pak Menteri Abdul Mu'ti dari semenjak awal ketika diberi amanah Pak Presiden Prabowo sudah memiliki visi agar menekankan pendekatan semesta partisipatif dalam mengelola pendidikan nasional," kata Fajar.


Tidak hanya itu, Fajar juga mendorong agar sekolah Pendidikan Anak Usia Dini betul-betul menjadi rumah kedua bagi anak.

"Para Guru PAUD harus dekat dengan anak, perlakukan semua anak dengan setara dan penuh kasih sayang," tuturnya.

Fajar juga menegaskan bahwa peran PAUD menjadi sangat penting saat ini karena membantu anak mempersiapkan diri masuk ke jenjang sekolah dasar.

"Beberapa riset menyebut, proses transisi yang menyenangkan di PAUD membantu anak lebih adaptif dan siap secara emosional masuk ke jenjang pendidikan SD," tegasnya.

Lebih lanjut, Fajar memberikan apresiasi kepada Bupati Pangandaran, Citra Putriyami yang sudah menjadikan Kabupaten Pangandaran sebagai tuan rumah pertama  Gerakan Kampanye Anak Indonesia Hebat.

"Terima kasih Bunda PAUD Pangandaran, tolong untuk terus budayakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan Senam Anak Indonesia Hebat, karena merupakan fondasi pembentukan karakter bagi anak yang sedang berada di usia emas," pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya