Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: RMOL)

Politik

Prabowo Gaspol Berantas Korupsi Meski Ada Resistensi

KAMIS, 11 SEPTEMBER 2025 | 13:01 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengungkapkan arah besar kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, ada tiga modal utama yang kini dipegang teguh oleh Presiden dalam menjalankan agenda besar negara.

“Pertama, bagi Presiden Prabowo Subianto, modalitas utama kita berbangsa dan bernegara di tengah keberagaman dan kompleksitas politik yang luar biasa ini adalah persatuan," kata Dahnil lewat video yang diunggah di akun X, Kamis, 11 September 2025.

Oleh sebab itu, politkus Gerindra itu menegaskan bahwa persatuan ingin terus dijaga Presiden Prabowo di tengah banyaknya perspektif yang berbeda.


"Keguyuban ini adalah modalitas dan pondasi pembangunan ekonomi yang sangat penting,” sambungnya.

Lebih jauh, Dahnil menyebut Prabowo ingin memastikan pembangunan ekonomi berjalan adil dan merata, bukan hanya dinikmati kalangan tertentu. 

“Pak Prabowo memastikan seluruh potensi kita dan sumber daya alam kita itu digunakan untuk kepentingan rakyat banyak, dan mengalir kepada rakyat yang paling membutuhkan, melalui pengembangan sumber daya manusia yang kuat,” tegasnya.

Poin ketiga yang dianggap krusial, lanjut Daniel, adalah agenda pemberantasan korupsi. Meski sadar akan adanya resistensi, Prabowo disebut tidak gentar. 

“Agenda memastikan kebocoran tidak terjadi lagi, itu menjadi agenda penting bagi Presiden Prabowo Subianto. Walaupun Pak Presiden paham ada fight back, ada perlawanan terkait dengan upaya beliau melakukan pemberantasan korupsi, bersih-bersih, karena ada status quo yang menikmati selama ini," ungkapnya. 

"Misalnya sumber daya alam entah itu untuk kelompoknya, kemudian ada kekuatan ekonomi lain yang menikmati potensi itu hanya untuk kelompoknya, itu yang kemudian terganggu,” papar Daniel.

Ia menutup dengan menegaskan kembali bahwa Presiden ke-8 Republik Indonesia Prabowo Subianto berharap seluruh agenda yang dirancang untuk kepentingan rakyat mendapat dukungan dan segera terwujud.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya