Berita

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo. (Foto: Instagram @rahayusaraswati)

Politik

Saraswati Politisi Kompeten dan Berintegritas

KAMIS, 11 SEPTEMBER 2025 | 11:27 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Keputusan mengejutkan datang dari Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo. Politisi Gerindra itu resmi mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Anggota DPR RI setelah pernyataannya soal lowongan pekerjaan menuai kritik keras.

Dalam sebuah podcast yang ditayangkan media nasional, Saraswati sempat berkata, “Kalau punya kreativitas, jadilah pengusaha. Jadilah entrepreneur daripada ngomel nggak ada kerjaan.” Kalimat terakhir itulah yang kemudian dianggap tidak berempati dan menyakiti hati para pencari kerja di tanah air.

Sadar bahwa ucapannya menimbulkan kekecewaan, Saraswati memilih untuk mundur. Ia menegaskan, keputusan itu diambil demi menjaga kepercayaan publik.


Langkah Saraswati pun memantik reaksi. Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyayangkan pengunduran diri keponakan Prabowo Subianto tersebut.

“Saya mengenal baik Rahayu Saraswati, bahkan saya sering menyebut wataknya tidak seperti politisi kebanyakan. Integritasnya terjaga. Di tengah kemudahan yang dia miliki, Sara memilih jalan perjuangan untuk mengawal kepentingan rakyat di dapilnya. Dia tak bisa kompromi dengan intoleransi dan diskriminasi terhadap perempuan, difabel, dan kelompok minoritas,” kata Dahnil lewat akun X miliknya, seperti dikutip redaksi di Jakarta, Kamis, 11 September 2025.

Dahnil yang juga politikus Partai Gerindra itu menilai Saraswati adalah wakil rakyat yang kompeten dan berintegritas. 

“Saya pribadi menyayangkan kemunduran Sara,” tegasnya.

Meski demikian, pengunduran diri ini menandai babak baru dalam karier politik Saraswati. Publik kini menanti apakah langkah mundur itu akan menjadi titik balik, atau justru membuka jalan lain bagi kiprahnya di ranah sosial maupun politik ke depan.


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya