Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Siapkan Program Prioritas yang Mampu Serap Jutaan Tenaga Kerja

KAMIS, 11 SEPTEMBER 2025 | 11:08 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menghadirkan program-program prioritas yang mampu membuka jutaan lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Menurut laporan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya pada Kamis, 11 September 2025, Presiden Prabowo melalui program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang tersebar di 80 ribu titik diperkirakan mampu menyerap hingga 400 ribu pekerja. 

"Kehadiran 80 ribu Koperasi Desa Merah Putih akan menyerap tenaga kerja setidaknya sekitar 400 ribu orang, dengan asumsi setiap koperasi akan memperkerjakan minimal 5 tenaga kerja baru,” kata Teddy dalam keterangan tertulis di Jakarta.


Di sektor pertanian, lanjut Teddy, program replanting atau penanaman kembali di perkebunan rakyat menjadi salah satu langkah utama. Dari program tersebut 1,6 juta orang akan direkrut bekerja dalam dua tahun mendatang.

"Program Kementerian Pertanian untuk melakukan replanting seluas 870 ribu hektare, akan mampu membuka lapangan kerja sebanyak 1,6 juta orang selama dua tahun mendatang,” jelasnya.

Tak hanya di bidang pertanian, pemerintah juga menyiapkan terobosan di sektor kelautan dan perikanan. 

Teddy merinci, program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang ditargetkan mencapai 100 desa pada tahun ini diperkirakan mampu menyerap tenaga kerja sekitar 7 ribu orang. 

Target jangka panjangnya, pembangunan 4 ribu titik KNMP diyakini bisa menciptakan hingga 200 ribu lapangan kerja baru.

"Ke depannya, Presiden memberikan target pembangunan sebanyak 4 ribu titik KNMP, dengan tingkat penyerapan tenaga kerja hingga mencapai 200 ribu orang,” kata Seskab.

Teddy juga menyoroti program revitalisasi tambak di kawasan Pantura yang ditargetkan seluas 20 ribu hektare. 

Menurutnya, program tersebut berpotensi menciptakan lebih dari 132 ribu lapangan kerja baru. Selain itu, program modernisasi 1.000 kapal nelayan juga diprediksi akan menambah hampir 600 ribu lapangan kerja.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:10

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:58

Omongan dan Tindakan Jokowi Sering Tak Konsisten

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:43

Izin Operasional SMA Siger Lampung Ditolak, Siswa Diminta Pindah Sekolah

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23

Emas Antam Naik Lagi, Nyaris Rp3 Jutaan per Gram

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:14

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:50

MUI Melunak terkait Board of Peace

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:44

Gibran hingga Rano Karno Raih Anugerah Indoposco

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30

Demokrasi di Tengah Perang Dingin Elite

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:15

Selengkapnya