Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Dokumen Pribadi)

Politik

Prabowo Instruksikan BNPB Bergerak Cepat Tangani Banjir di Bali dan NTT

RABU, 10 SEPTEMBER 2025 | 19:15 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan duka cita mendalam atas bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Pernyataan itu disampaikan melalui Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulis, Rabu, 10 September 2025. 

“Presiden Prabowo Subianto menyampaikan duka cita atas bencana banjir yang melanda beberapa wilayah di Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Timur,” ujar Seskab Teddy.


Menurutnya, Presiden langsung merespons cepat musibah tersebut dengan menginstruksikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) beserta instansi terkait untuk bergerak ke lokasi bencana. 

"Siang hari ini, Presiden Prabowo telah menginstruksikan Kepala BNPB bersama instansi terkait lainnya untuk segera bertindak di lapangan," ungkap Seskab. 

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala BNPB langsung bertolak ke Bali untuk memimpin penanganan tanggap darurat. 

Kehadiran BNPB di lapangan diharapkan mampu memastikan kelancaran proses pencarian, pertolongan, hingga pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak.

“Kepala BNPB atas perintah Presiden Prabowo segera berangkat ke Bali siang ini untuk memimpin penanganan tanggap darurat," terangnya.

Disebutkan Teddy, Presiden turut menekankan agar proses distribusi bantuan dilakukan dengan cepat dan tepat sasaran agar masyarakat terdampak segera mendapat pertolongan.

“Kepala Negara menegaskan pentingnya penyaluran bantuan yang cepat sekaligus tepat sasaran,” jelas Teddy.

Hujan deras yang melanda sejumlah daerah di Tanah Air memicu bencana di Bali dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menurut data BNPB banjir bandang yang terjadi di Bali menyebabkan dua orang meninggal dunia. Sementara itu, banjir di Nagekeo NTT menyebabkan 4 orang meninggal dunia dan 4 lainnya masih hilang. 

BNPB sebelumnya telah menyalurkan bantuan awal ke daerah terdampak. 

Bantuan tersebut antara lain berupa perahu karet dan mesin, tenda pengungsi, paket sembako, matras, selimut, pompa alkon, serta dukungan dana dan logistik lain sesuai kebutuhan di lapangan.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya