Berita

Penghargaan Top GRC Awards 2025 #5 Star. (Foto: Dokumentasi PGN)

Bisnis

PGN Raih TOP GRC Award 2025

RABU, 10 SEPTEMBER 2025 | 16:39 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Subholding Gas Pertamina, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) meraih penghargaan Top GRC Awards 2025 #5 Star. 

Penghargaan ini diberikan berkat penerapan tata kelola perusahaan yang baik (GCG), risk management dan kepatuhan (GRC) dalam setiap proses bisnisnya.

“PGN menyadari GRC merupakan salah satu prioritas yang harus dikedepankan dalam pengelolaan perusahaan yang baik. Sebagai bagian dari Danantara, PGN juga terus meningkatkan kontribusi pada program-program pemerintah di sektor energi,” ujar Direktur Utama PGN, Arief Kurnia Risdianto di Jakarta, Rabu, 10 September 2025.


Arief selaku Direktur Utama PGN juga meraih predikat The Most Committed GRC Leader 2025.

Arief menerangkan, kunci kesuksesan PGN dalam penerapan GRC adalah komitmen high level management yang ditularkan kepada seluruh level yang berada di bawahnya. Dengan komitmen ini, PGN terus terpacu untuk mengelola perusahaan sesuai dengan tata kelola dan perundang-undangan yang berlaku.

“PGN melihat perkembangan ekonomi saat ini yang sangat dinamis dan situasi global yang challenging, sehingga penerapan GRC diharapkan dapat meminimalisir atau menghindari risiko-risiko di masa mendatang," tambah Direktur Manajemen Risiko PGN, Eri Surya Kelana.

PGN aktif menerapkan GCG, risk management dan compliance dalam membuat keputusan bisnis bernilai strategis dan jangka panjang bagi perusahaan, pemerintah, pemegang saham, masyarakat, hingga mitra bisnis. 

Praktik tata kelola dan keterbukaan di PGN dilaksanakan dengan menjunjung tinggi transparansi, akuntabilitas dan integritas yang mengacu pada regulasi nasional maupun internasional.

Alhasil, PGN berhasil meraih ASEAN Corporate Governance Conference & Awards 2025, sehingga masuk dalam jajaran dalam jajaran 50 Public Listed Companies teratas di ASEAN dan 5 Terbaik di Indonesia atas hasil penilaian ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) 2024.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya