Berita

Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (Foto: Sekretariat Presiden)

Politik

AHY: Proyek Giant Sea Wall Penting untuk Keselamatan Warga dan Industri Pantura

RABU, 10 SEPTEMBER 2025 | 11:43 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah memastikan pembangunan Giant Sea Wall atau tanggul raksasa di pesisir Pantai Utara (Pantura) Jawa menjadi salah satu proyek strategis nasional yang harus segera direalisasikan.

Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa proteksi wilayah pesisir utara Jawa merupakan kebutuhan yang sangat mendesak.

Menurutnya warga sekitar setiap saat terancam bencana akibat penurunan permukaan tanah, land subsidence, dan juga banjir rob. Begitu juga kawasan industri strategis dan kawasan ekonomi khusus.


“Proteksi Pantura Jawa ini bukan hanya perlu, tetapi benar-benar sangat esensial dalam rangka menyelamatkan masyarakat yang tinggal di pesisir Pantura Jawa," ujar AHY dalam keterangannya di Jakarta, seperti dikutip hari Rabu, 10 September 2025.

AHY mengapresiasi terbentuknya Badan Otorita Pengelola Pantura Jawa yang akan bertindak sebagai eksekutor utama. 

Dengan adanya lembaga ini, perencanaan hingga pelaksanaan proyek raksasa tersebut bisa dilakukan lebih fokus.

“Ini penting sinergi dan kolaborasi yang kuat tentu akan mempercepat proses pengembangan master plan sekaligus juga eksekusinya,” tutur AHY.

Proyek Giant Sea Wall ini tidak hanya akan mengandalkan pendekatan infrastruktur, tetapi juga dikombinasikan dengan solusi berbasis alam seperti penanaman mangrove. 

“Tidak perlu tanggul laut, tanggul pantai. Nah ada juga yang tidak terlalu parah, justru dengan mangrove lebih bagus gitu, lebih efektif dan lebih efisien. Jadi nanti akan ada kombinasi,” tandasnya.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Sidang Praperadilan Yaqut Cholil Qoumas Dikawal Puluhan Banser

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:13

Pramono Setop Izin Baru Lapangan Padel di Zona Perumahan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:08

Komisi II DPR Dorong Partisipasi Publik dalam Penyusunan RUU Pemilu

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:07

Usulan Masyarakat Patungan MBG Dinilai Problematis

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03

CELIOS Surati Presiden, Minta Perjanjian Tarif Indonesia-AS Dibatalkan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03

Tewasnya El Mencho Disebut-sebut Bagian dari Operasi Senyap Trump Basmi Kartel Meksiko

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:56

Ribuan Buruh Bakal Kepung DPR Tuntut Pembatalan Impor Pickup 4x4

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:49

Emas Antam Loncat Rp40 Ribu Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:44

Gubernur Lemhannas: Potensi Konflik Global Bisa Picu Perang Dunia Ketiga

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:39

KSPI Tuduh Perusahaan Gunakan Modus “Dirumahkan” via WhatsApp untuk Hindari THR

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:28

Selengkapnya