Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Wall Street Ceria: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

RABU, 10 SEPTEMBER 2025 | 09:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Amerika Serikat (AS) di Wall Street ceria setelah S&P 500 dan Nasdaq mencatat rekor penutupan tertinggi.

Pasar keuangan kini memperhitungkan kemungkinan pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin pada rapat kebijakan the Fed pekan depan, dengan peluang hampir 10 persen untuk pemotongan lebih agresif 50 basis poin, menurut FedWatch Tool CME Group.

Pemerintah Amerika Serikat mengumumkan bahwa perekonomian kemungkinan menciptakan 911.000 pekerjaan lebih sedikit dalam 12 bulan hingga Maret dibanding perkiraan 
sebelumnya. Hal ini mengindikasikan pertumbuhan lapangan kerja melambat bahkan sebelum Presiden Donald Trump memberlakukan tarif global.

sebelumnya. Hal ini mengindikasikan pertumbuhan lapangan kerja melambat bahkan sebelum Presiden Donald Trump memberlakukan tarif global.

Data ketenagakerjaan non-pertanian (nonfarm payrolls) untuk Juli dan Agustus juga menguatkan tanda-tanda pelemahan pasar tenaga kerja.

Indeks berbasis luas S&P 500 menguat 0,27 persen atau 17,46 poin menjadi 6.512,61 para penutupan perdagangan Selasa 9 September 2025, menjadi  penutupan tertinggi sepanjang sejarah.

Sementara Nasdaq Composite Index menguat 0,37 persen atau 80,79 poin menjadi 21.879,49. Ini juga rekor baru. 

Dow Jones Industrial Average menguat 0,43 persen atau 196,39 poin menjadi 45.711,34.

Sebanyak 8 dari 11 sektor di S&P 500 ditutup menguat, dipimpin komunikasi yang melesat 1,64 persen, diikuti sektor utilitas yang bertambah 0,71 persen. 

Secara tahun berjalan, S&P 500 melambung sekitar 11 persen, sementara Nasdaq melejit 13 persen.

Saham JPMorgan Chase menguat 1,7 persen usai seorang eksekutif senior menyatakan pendapatan perbankan investasi akan tumbuh dua digit pada kuartal ketiga, sementara pendapatan pasar diperkirakan tumbuh belasan persen.

Saham Apple jatuh 1,5 persen setelah peluncuran iPhone terbaru gagal memikat investor. 

Saham Albemarle turun 11,5 persen setelah kekhawatiran pasokan mereda, seiring kabar bahwa perusahaan baterai asal China, CATL , akan kembali mengoperasikan tambang litium.
Di perdagangan pasca-penutupan, Oracle melesat 12% usai melaporkan kinerja kuartalan.

Volume perdagangan di bursa Wall Street relatif ringan, dengan 15,6 miliar lembar saham diperdagangkan, dibandingkan rata-rata 16,1 miliar lembar saham selama 20 sesi sebelumnya. 

Saham Goldman Sachs menguat 2,97 persen. Saham Walt Disney Company turun 1,23 persen.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya