Berita

Menko Pangan Zulkifli Hasan (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Zulhas: Presiden Minta Program Dipercepat Tanpa Hambatan

SELASA, 09 SEPTEMBER 2025 | 18:53 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto meminta seluruh program pangan dipercepat tanpa ada hambatan birokrasi. 

Hal ini disampaikan Zulhas usai menghadiri rapat terbatas (Ratas) bersama Presiden di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 9 September 2025. 

“Arahan beliau, semua program harus dipercepat pelaksanaannya, tidak boleh ada hambatan dengan alasan kertas. Artinya alasan itu aturan lah apa gitu ya. Antara lain misalnya pangan, pangan apapun harus segera dilaksanakan,” kata Zulhas.


Menurut Ketua Umum PAN itu, pemerintah kini menggarap dua strategi besar di sektor pangan. Pertama, optimalisasi produksi yang sudah berjalan. Kedua, membuka lahan sawah baru di berbagai daerah seperti Sumatera Selatan, Kalimantan, dan kawasan lain.

“Di Wanan tadi, sudah dibangun jalan pelabuhan sudah hampir jadi, tapi kita akan segera menyelesaikan soal tata ruangnya ya. Kan itu ada kawasan sudah ada tata ruang untuk segera kita akan selesaikan percepatan perubahan fungsinya, satu,” jelasnya.

Selain itu, Zulhas menyampaikan Presiden juga menekankan percepatan program Koperasi Desa Merah Putih agar dapat beroperasi penuh pada akhir tahun ini. 

Begitu juga dengan pembangunan 100 desa nelayan yang ditargetkan rampung tahun ini.

“Itu percepatan untuk tidak hanya pangan dalam artian karbohidrat, tapi juga protein,” ujarnya.

Zulhas menambahkan, Menteri Kelautan dan Perikanan mendapat mandat membangun 20.000 hektare tambak pada tahun ini sebagai bagian dari target 70.000 hektare.

“Tadi ada Menteri Keuangan kira-kira itu program itu, sehingga bisa didengar langsung oleh Kementerian Keuangan sehingga ini bisa sinkron ya dan bisa cepat eh dilaksanakan. Itu kira-kira,” pungkasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

OIKN Siapkan Rangkaian Prosesi Penghormatan dan Pemakaman Troy Pantouw

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:25

Tugu Koperasi Tasikmalaya Direvitalisasi Jadi Cagar Budaya Nasional

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:18

BMKG Minta Masyarakat Waspadai Gelombang Tinggi di Beberapa Perairan Indonesia

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:11

Lesley Simpson Racik Drama Psikologis Bunga di Tepi Jurang

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:05

Indonesia Harus Terdepan Gerakkan Dunia Internasional Selamatkan Gaza

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:00

SMRC Catat Kepuasan Publik terhadap Prabowo Turun 30 Persen

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:58

Mantri BRI Jangkau Masyarakat Pegunungan Toraja Utara Hadirkan Layanan Perbankan

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:28

Sudaryono Jangan Sesatkan Publik soal Mitos Telur Penyebab Bisul

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:19

KPK Usut Dugaan Suap ke Pejabat Pemkot Bengkulu

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:12

Kemenkes Perluas Skrining HIV, Putus Rantai Penularan di Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 12:42

Selengkapnya