Berita

Ilustrasi (Foto: ANZ..com)

Bisnis

ANZ Bank Bakal PHK 3.500 Karyawan

SELASA, 09 SEPTEMBER 2025 | 14:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Salah satu bank terbesar di Australia, ANZ, mengumumkan rencana memangkas sekitar 3.500 karyawan atau sekitar 8 persen dari total pegawainya sebagai bagian dari restrukturisasi perusahaan.

Dalam rilis resmi pada Selasa, 8 September 2025, ANZ menyebutkan bahwa pemutusan hubungan kerja (PHK) ini akan dilakukan mulai September 2026.

"Kami tahu ini akan menjadi berita sulit bagi sebagian staf kami," kata CEO ANZ, Nuno Matos, dikutip dari 9News.


Matos menjelaskan bahwa ANZ akan memberikan dukungan bagi karyawan yang terdampak, termasuk konseling dan nasihat karier, akses ke pelatihan, bantuan individu untuk transisi pekerjaan.

Selain itu, ANZ juga akan berkoordinasi dengan serikat pekerja agar proses berjalan lebih lancar.

Menurut Matos, langkah ini dilakukan karena persaingan industri perbankan semakin ketat dan ANZ perlu menyederhanakan struktur organisasi.

“Kami menghapus pekerjaan yang tidak mendukung prioritas kami dan fokus meningkatkan manajemen risiko di seluruh bank,” ujarnya.

Selain PHK, ANZ juga berencana memecat 1.000 kontraktor serta meninjau kerja sama dengan konsultan dan kontraktor pihak ketiga.

Hasil lengkap tinjauan strategis ANZ akan diumumkan pada 13 Oktober 2025.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya