Berita

Pembunuh istri siri, Alvi Maulana diamankan Polres Mojokerto. (Foto: Istimewa)

Presisi

Pelaku Mutilasi Perempuan di Mojokerto Mantan Tukang Jagal

SELASA, 09 SEPTEMBER 2025 | 05:15 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pelaku mutilasi, Alvi Maulana (24), yang mengegerkan Kabupaten Mojokerto akhirnya diamankan aparat kepolisian.

Pelaku ditangkap sekitar 14 jam setelah ditemukan potongan tubuh di hutan Pacet, Kabupaten Mojokerto yang jaraknya sekitar 50 km dari tempat kos pelaku pada Sabtu 6 September 2025.

Alvi yang berasal dari Dusun Aek Paing Tengah, Desa Aek Paing, Rantau Utara, Labuhanbatu, Sumatera Utara, sudah empat tahun menikah secara siri dengan korban TAS (25) warga Desa Made, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. 


Motif pembunuhan diduga dipicu oleh kekesalan mendalam dan tekanan ekonomi berkepanjangan.

Kapolres Mojokerto, AKBP Ilhram Kustarto mengatakan, peristiwa berdarah itu berawal dari cekcok antara pelaku dan korban di sebuah sebuah tempat kos di daerah Lakarsanti, Surabaya.

“Pelaku kesal, karena hendak masuk ke rumah kos, namun pintu dikunci korban. Setelah menunggu sekitar satu jam, pintu akhirnya dibuka. Saat itu korban mengomel dengan kata-kata kasar," kata Kapolres dikutip dari RMOLJatim, Selasa 9 September 2025.

Tak kuasa menahan emosi, pelaku kemudian menuju dapur untuk mengambil sebilah pisau, lalu menusukkannya ke leher korban dari belakang hingga tembus depan.

Korban seketika meninggal dunia. Aksi sadis berlanjut ketika pelaku memutilasi tubuh korban di kamar mandi.

“Potongan kepala korban ditemukan di belakang lemari, sementara potongan tubuh lainnya hendak dimusnahkan. Sebagian potongan juga dibuang pelaku di kawasan Pacet,” kata Kapolres. 

Polisi bergerak cepat dengan memanfaatkan teknologi Inafis dan forensik. Pelaku akhirnya ditangkap pada Minggu dini hari, 7 September 2025 sekitar pukul 03.00 WIB.

Dari hasil penyidikan, pelaku diketahui pernah bekerja di tempat jagal sapi, sehingga cukup berpengalaman dalam melakukan mutilasi. 

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, dengan ancaman hukuman seumur hidup.

"Adapun barang bukti yang diamankan, dua pisau dapur besar dan kecil, tiga buah HP, satu sepeda motor Yamaha NMax, dan beberapa baju korban," pungkas Kapolres.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Wacana Penyeragaman Kemasan Bikin Pusing Industri Hasil Tembakau

Selasa, 07 Juli 2026 | 00:08

Komisi IV DPR Siapkan Tim Investigasi Tailing Freeport di Timika

Senin, 06 Juli 2026 | 23:58

MSBI-Apkasi Kolaborasi Kembalikan Kejayaan Sepak Bola RI

Senin, 06 Juli 2026 | 23:36

Korupsi Batu Bara Biang Kerok Blackout di Sejumlah Wilayah Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 23:30

75 Persen Kredit Pensiunan Kini Bidik Kegiatan Usaha

Senin, 06 Juli 2026 | 23:07

RUU HAM Masih Lemah Melindungi Hak Perempuan

Senin, 06 Juli 2026 | 22:56

Tukar Pikiran Bola Nasional

Senin, 06 Juli 2026 | 22:45

Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online

Senin, 06 Juli 2026 | 22:39

Polri Minta Bandar Narkoba Penyerang Anggota Polres Katingan Serahkan Diri

Senin, 06 Juli 2026 | 22:21

Menaker Pastikan Isu PHK TikTok-Tokopedia Tuntas

Senin, 06 Juli 2026 | 22:20

Selengkapnya