Berita

Rumah Sakit Kapal (RSK) Nusa Waluya II melayani lebih dari 4.099 pasien. (Foto: Dokumentasi Yayasan doctorSHARE)

Nusantara

RS Kapal Terapung Jangkau Ribuan Pasien di Daerah 3 T

Selama Dua Bulan Berlayar
SELASA, 09 SEPTEMBER 2025 | 03:34 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Selama dua bulan berlayar, Rumah Sakit Kapal (RSK) Nusa Waluya II melayani lebih dari 4.099 pasien yang berada di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) di Distrik Waigeo Utara, Raja Ampat, Papua Barat Daya.

RSK Nusa Waluya II dilengkapi fasilitas medis lengkap seperti poli umum, spesialis, gigi, kesehatan ibu dan anak, IGD, ruang bersalin, laboratorium, USG, EKG, rontgen, hingga bank darah. Dari total penerima manfaat, 2.903 orang mendapat layanan poli, sementara 1.106 lainnya mengikuti promosi kesehatan.

Operasi layanan ini melibatkan 31 tenaga medis dan 14 relawan, termasuk spesialis bedah, anestesi, kandungan, penyakit dalam, hingga penata anestesi.


Ketua Yayasan doctorSHARE, Tutuk Utomo mengatakan, program kesehatan gratis di bawah payung BerSEAnergi untuk Laut tersebut berjalan berkat komitmen sosial dari PT Pertamina International Shipping (PIS) bersama Yayasan Dokter Peduli (doctorSHARE). 

"Dukungan PIS memungkinkan pelayanan yang penuh tantangan di Raja Ampat terlaksana dengan baik. Kami berharap inisiatif ini bisa ditiru pihak lain agar akses layanan kesehatan di daerah 3T semakin kuat,” kata Tutuk dalam keterangan elektronik yang diterima redaksi di Jakarta, Senin 8 September 2025.

Tutuk mengatakan, letak geografis Raja Ampat menyulitkan proses pelayanan, mulai dari kasus darurat yang tidak bisa cepat dirujuk ke RSUD karena terbatasnya transportasi laut, hingga faktor cuaca yang kerap menghambat kapal bersandar.

Sementara itu Corporate Secretary PIS, Muhammad Baron, mengatakan bahwa misi kemanusiaan bersama doctorSHARE ini menjadi wujud nyata komitmen kami menghadirkan akses layanan kesehatan gratis di wilayah yang sulit dijangkau.  

"Kehadiran RSK Nusa Waluya II juga sejalan dengan identitas PIS yang ingin memajukan industri maritim nasional,” kata Baron.

Inisiatif rumah sakit terapung ini sejalan dengan prinsip environmental, social, governance (ESG) serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya aspek kesehatan masyarakat.

“Kolaborasi ini mencerminkan upaya berkelanjutan PIS dalam memberi dampak positif bagi masyarakat pesisir dan kepulauan yang sulit mengakses layanan kesehatan. Ke depan, kami akan terus menghadirkan manfaat nyata melalui program BerSEAnergi untuk Laut,” tutup Baron.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya