Berita

Plt Ketum PPP, Mardiono (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Polling Sahabat Kabah Bersatu

Mardiono Masih Dipercaya Publik Pimpin Kembali PPP

SENIN, 08 SEPTEMBER 2025 | 23:15 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Plt. Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono masih memiliki tingkat kepercayaan yang baik dari publik untuk memimpin partai berlambang Kabah.  

Dalam Polling Kredibilitas yang digelar oleh Sahabat Kabah Bersatu diikuti 1.343 responden pada tanggal 29 Agustus–5 September 2025, sebanyak 90,62 persen masih menginginkan sosok Mardiono pimpin PPP. 

Sejumlah alasan yang dikemukakan responden melalui hasil polling antara lain, 90,32 persen responden menilai Muhamad Mardiono bebas dari track record kasus korupsi dan memiliki legitimasi moral untuk kembali memimpin PPP. 


Tidak hanya itu, rekam jejak Mardiono dalam mengemban jabatan publik juga dinilai 90,51 persen responden menunjukkan telah memiliki integritas. 

Polling Sahabat Kabah Bersatu menilai PPP membutuhkan transformasi besar di internal partai, antara lain 91,79 persen responden menilai perlu ada sanksi berat terhadap kader yang pernah terjerat kasus korupsi. Selanjutnya mengevaluasi kader yang merusak citra partai.

Mardiono pun mengapresiasi dan menilai polling tersebut sah-sah saja dilakukan di tengah kemelut internal partai saat ini. 

“Ya Tentu alhamdulillah saya bersyukur publik menilai demikian, namun sebagaimana yang saya sampaikan segala hasil dan keputusan Muktamar ke X PPP saya serahkan sepenuhnya kepada muktamirin, Bismillah..” ujar Mardiono dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Senin, 8 September 2025.

Mardiono memiliki rekam jejak pernah menjabat sebagai Dewan Pertimbangan Presiden sejak 13 Desember 2019, kemudian menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerjasama Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan pada 23 November 2022. Di masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Mardiono kembali didaulat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan hingga saat ini.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Mafia Infrastruktur Diduga Kepung Menteri Dody Lewat Isu Miring

Kamis, 06 Agustus 2026 | 00:05

Menhan hingga Ketua Komisi I DPR Terima Brevet Korps Marinir

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:46

Ketimpangan Penduduk Meningkat, Gini Ratio Naik ke 0,368

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:22

Mahkamah Agung Diminta Evaluasi Ketua PN Jakarta Timur

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:38

Gempa M 6,4 Guncang Kepulauan Talaud, Tidak Ada Korban Jiwa

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:31

Kader Golkar Wonosobo Ngadu ke DPP soal Dua Kali Musda

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:14

Di Balik Tribun Sunyi Piala Presiden, Puluhan Pecalang Jaga Harmoni El Clasico

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09

Kisruh Diadukan ke Bahlil, Mafa Uswanas Diusulkan jadi Plt Ketum AMPI

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:50

Pergeseran Public Goods Sektor Kesehatan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:40

BRAINS Demokrat Kolaborasi Bareng IRI Perkuat Demokrasi Lintas Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:17

Selengkapnya