Berita

Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (kedua dari kiri). (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Bisnis

Duka Berlapis Sri Mulyani Lepas Jabatan Usai Rumah Dijarah

SENIN, 08 SEPTEMBER 2025 | 22:51 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sri Mulyani Indrawati resmi diberhentikan dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan setelah lebih dari 10 tahun memegang pos ini. 

Pencopotan itu dilakukan Presiden Prabowo Subianto bersamaan dengan pelantikan penggantinya, Purbaya Yudhi Sadewa, Senin sore 8 September 2025 di Istana Negara, Jakarta.

Usai pencopotan, Sri Mulyani dikabarkan berada di rumah dan dalam kondisi sehat. Namun, hingga Senin malam, ia belum melakukan perpisahan dengan jajaran Kementerian Keuangan.


“(Ibu) di rumah mbak, sehat. Belum sama sekali (ada perpisahan),” kata seorang sumber di Kemenkeu kepada RMOL.

Sumber itu juga mengaku belum mendapatkan informasi apapun mengenai agenda perpisahan mantan bendahara negara itu. 

“Sampai malam ini belum ada arahan apa-apa mba. Doakan kami survive ya,” jelasnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi langsung melalui Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu Deni Surjantoro hanya berpesan untuk mengikuti Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang dijadwalkan Selasa, 9 September 2025.

"Besok datang saja sertijab jam 9," katanya kepada Redaksi.

Mundurnya Sri Mulyani dari kursi menteri keuangan ini tak lepas dari insiden penjarahan yang menimpa rumah orang tuanya di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan pada 31 Agustus 2025. Peristiwa itu mengguncang dirinya secara psikologis.

Dalam unggahannya di Instagram, Sri Mulyani mengungkapkan kesedihannya setelah sebuah lukisan bunga yang ia buat 17 tahun lalu raib dibawa penjarah.

"Lukisan itu bagi penjarah pasti dibayangkan bernilai sekedar seperti lembaran uang. (Bagi saya) lukisan bunga yang saya lukis 17 tahun lalu itu adalah hasil dan simbol perenungan serta kontemplasi diri, sangat pribadi. Seperti rumah tempat anak-anak saya tumbuh dan bermain, sangat pribadi dan menyimpan kenangan tak ternilai harganya,” tulis Sri.

Ia menegaskan kehilangan lukisan itu sama dengan hilangnya rasa aman dan kepastian hukum di negeri ini. 

“Hilang hukum, hilang akal sehat, dan hilang peradaban serta kepantasan. Runtuh rasa perikemanusiaan. Tak peduli rasa luka yang tergores dan harga diri yang dikoyak. Absurd…!” tegasnya.

Sejak peristiwa itu, Sri Mulyani belum pernah tampil langsung di publik, hanya sempat menghadiri rapat terbatas di Istana Merdeka pada Kamis 4 September 2025. 

Pasca-penjarahan, Sri Mulyani juga hanya mengikuti rapat kerja bersama Komite IV DPD, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, dan Gubernur BI Perry Warjiyo secara virtual, pada Selasa 2 September 2025.

Dalam rapat tersebut, Sri Mulyani memastikan pemerintah tidak akan menaikkan tarif maupun menambah jenis pajak baru meski kebutuhan negara sangat besar.

“Karena kebutuhan negara dan bangsa begitu banyak maka pendapatan negara terus ditingkatkan, tanpa ada kebijakan-kebijakan baru,” ucapnya.

“Pajak tetap sama. Enforcement dan compliance akan dirapikan, ditingkatkan, sehingga mereka yang mampu tetap membayar dengan mudah, sementara yang lemah akan dibantu maksimal,” tandasnya.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Dipanggil KPK

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:31

Bisnis Ritel MAP Tumbuh Dua Digit, Laba Bersih Capai Rp2,1 Triliun

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:30

Konser Ye Sumbang Perputaran Ekonomi Rp600 Miliar, UMKM Ikut Kecipratan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Cari Pemimpin Baru, Kadin Jaktim akan Gelar Mukota VII

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Ekosistem Baterai Makin Maju, Toyota Didorong Garap Full EV

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:16

KPK Panggil Sejumlah Tenaga Ahli dan Kepala Biro BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:01

Periksa Suhu

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:00

Dony Oskaria Kumpulkan Petinggi BUMN, Ada Apa?

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:51

Bank Mandiri Buka-bukaan Soal Kredit Rp40 Triliun ke Haji Isam, Beberkan Agunan Saham JARR-PGUN

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:41

Sempat Mangkir, KPK Bakal Panggil Ulang Suami Fadia Arafiq

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:26

Selengkapnya