Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Setpres RI)

Bisnis

Purbaya Kaget Ditunjuk Prabowo Jadi Menkeu: Saya Pikir Ditipu

SENIN, 08 SEPTEMBER 2025 | 19:30 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani Indrawati pada Senin sore, 8 September 2025. 

Mantan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu mengaku kaget saat pertama kali diberitahu soal penunjukan dirinya.

"Ini kaget juga tadi saya baru dikasih tahu setengah satu (siang), saya pikir saya ditipu saya cek yang telepon nomornya telepon beneran apa nggak, ternyata beneran," ujar Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.


Terkait posisinya di LPS, Purbaya memastikan telah resmi mengundurkan diri sejak pelantikan sore tadi. 

"Di LPS saya sudah mengundurkan diri sejak dilantik ini, jadi saya bukan ketua dewan komisioner LPS lagi. Nanti di sana ada pejabat sementara atau PLT-nya,” jelasnya.

Usai dilantik, Purbaya langsung menyambangi Kementerian Keuangan. Ia menuturkan pesan utama yang diberikan Presiden Prabowo adalah membalikan arah ekonomi agar pertumbuhan bisa lebih cepat.

"Pesan Presiden adalah balik arah ekonomi, ciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat, secepat mungkin. Itu yang akan kita kerjakan ke depan, saya akan melihat di keuangan ada apa, instrumen apa yang masih bisa kita optimalkan, disitu akan kita maksimalkan supaya ekonominya jalan lagi. Bukan jalan lagi, jalan lebih cepat," sambung Purbaya di Kemenkeu, Jakarta.

Lebih lanjut, Purbaya menyinggung soal pajak yang selama ini menjadi sumber utama penerimaan negara. 

Menurutnya, tax ratio terhadap PDB cenderung mandek sehingga cara tercepat meningkatkan penerimaan negara adalah dengan mempercepat pertumbuhan ekonomi.

“Saya disuruh belajar sama Dirjen Pajak. Cuma saya akan lihat seperti apa. Kalau anda lihat biasanya yang konstan apa? Tax ratio kan konstan, tax per PDB. Let's say kita nggak bisa berubah dalam waktu dekat, untuk meningkatkan tax ya kita percepat pertumbuhan ekonominya," tandasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya