Berita

Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) di Istana Negara, Jakarta, Senin sore, 8 September 2025. (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Profil Purbaya Yudhi Sadewa, Orang Dekat Luhut yang Jabat Menkeu

SENIN, 08 SEPTEMBER 2025 | 16:34 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan terhadap lima menteri Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Senin sore, 8 September 2025. Salah satu yang dirombak adalah Menteri Keuangan.

Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa didapuk menjadi menteri keuangan menggantikan Sri Mulyani Indrawati.

Purbaya merupakan peraih Master of Science (MSc) dan gelar Doktor di bidang Ilmu ekonomi yang diperoleh dari Purdue University, Indiana, Amerika Serikat. Sebelumnya ia meraih SI Teknik Elektro di Institut Teknologi Bandung (ITB).


Pria kelahiran Bogor, 7 Juli 1964 ini merupakan senior economist di Danareksa Research Institute. Selanjutnya, ia menjadi Direktur Utama PT Danareksa Securities dari April 2006 Oktober 2008. Ia juga menjadi Chief Economist Danareksa Research Institute Juli 2005-Maret 2013, dan sebagai Anggota Dewan Direksi PT Danareksa (Persero) dari Maret 2013 hingga April 2015.

Purbaya kemudian dikenal sebagai orang dekat Luhut Binsar Pandjaitan. Di era pemerintahan Jokowi, di mana ada Luhut memegang posisi, di situ ada Purbaya sebagai stafnya. 

Pada Maret 2015, Purbaya ditunjuk sebagai Deputi III Bidang Pengelolaan Isu Strategis Kantor Staf Presiden oleh Kepala Staf Kepresidenan Luhut Binsar Pandjaitan. Ia hanya menjabat sampai September 2015. Kemudian pada November 2015, Purbaya ditunjuk sebagai Staf Khusus Bidang Ekonomi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan yang kala itu jabatan Menko dipegang oleh Luhut.

Pada tahun 2016, ia kembali ke Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Ia menjadi Wakil Ketua Satgas Penanganan dan Penyelesaian Kasus (Debottlenecking), yang lebih dikenal dengan “Pokja IV”, di bawah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Juni 2016-2020). 

Kemudian, dia dipindahkan ke Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman sebagai Staf Khusus Bidang Ekonomi (Juli 2016-Mei 2018). 

Selanjutnya, jabatannya naik menjadi Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi dari Mei 2018 hingga Juni 2020. Selanjutnya digeser menjadi Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi pada Juni 2020. Di saat itu, Luhut juga menjadi Menko Kemaritiman yang kemudian berubah nama menjadi Maritim dan Investasi. 

Kini beban berat dipanggul Purbaya sebagai Menkeu dalam membenahi urusan moneter dan fiskal Indonesia untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Jutaan Orang Tak Sadar Terkena Diabetes

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:17

Kejati Sumut Lepaskan Tersangka Penadahan Laptop

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00

Sektor Energi Indonesia Siap Menggebrak Melalui Biodisel 50 Persen dan PLTN

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:35

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

Pasal Pembuka, Pasal Pengunci

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:21

Eggi Sudjana Perburuk Citra Aktivis Islam

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:19

Pratikno dan Jokowi Harus Dihadirkan di Sidang Sengketa Ijazah KIP

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:03

Dugaan Pengeluaran Barang Ilegal di Cileungsi Rugikan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:45

Eggi Sudjana Konsisten Meyakini Jokowi Tak Punya Ijazah Asli

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:15

Selengkapnya