Berita

Perwakilan Sis Group of Schools dan Cambridge International Education. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Bisnis

Cambridge Jadikan Model Pendidikan Terjangkau SIS Group Sebagai Rujukan Global

SENIN, 08 SEPTEMBER 2025 | 15:02 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Upaya SIS Group of Schools dalam menghadirkan pendidikan internasional berkualitas dengan biaya terjangkau mendapat sorotan dunia. 

Cambridge International Education telah menempatkan model pendidikan SIS sebagai studi kasus setelah melakukan peninjauan langsung ke sejumlah sekolah SIS di Indonesia.

Kunjungan tim senior Cambridge yang dipimpin Director of International Network, Ben Schmidt, dilakukan di SIS South Jakarta dan SIS Palembang. 


Peninjauan itu menyoroti bagaimana SIS mampu menjaga standar kelas dunia sekaligus menekan biaya pendidikan agar tetap ramah bagi berbagai kalangan.

Hasil evaluasi Cambridge menemukan empat keunggulan utama. Pertama, integrasi penuh kurikulum Cambridge di seluruh kampus SIS. Kedua, penerapan strategi efisiensi yang menekan biaya tanpa mengurangi mutu pembelajaran.

Selanjutnya, investasi konsisten pelatihan guru melalui program resmi Cambridge. Terakhir, fleksibilitas model pendidikan yang dapat dijalankan di kota besar maupun daerah berkembang.

Pendiri sekaligus Ketua SIS Group, Jaspal Sidhu, menyebut temuan Cambridge sebagai validasi penting bagi model pendidikan yang sudah mereka jalankan. 

“Melalui model Half-Fees yang sudah meraih penghargaan dan kerangka pelatihan guru Effector, kami membuktikan bahwa kurikulum Cambridge dapat dijalankan dengan kualitas tinggi namun dengan biaya lebih rendah, bahkan di kota-kota berkembang.Kehadiran Cambridge memberi validasi penting agar model ini dapat ditiru lebih luas,” ujar Jaspal Sidhu pada Senin, 8 September 2025.

Sementara itu, Senior Country Manager Cambridge untuk Indonesia, Dian, menilai pendekatan SIS sejalan dengan misi Cambridge dalam memperluas akses pendidikan internasional. 

“Komitmen SIS untuk menjaga biaya tetap terjangkau tanpa mengurangi kualitas adalah contoh nyata bagaimana inovasi dan kerja sama dapat membuka akses pendidikan internasional bagi lebih banyak siswa di dunia,”tegasnya.

SIS Group sebelumnya juga telah mengantongi pengakuan global, termasuk penghargaan dari World Bank (IFC) dan Financial Times pada 2019. 

Dengan dukungan Cambridge, SIS bertekad memperluas dampak model pendidikan yang menggabungkan mutu akademik, kesejahteraan siswa, dan biaya yang bersahabat.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

LPDP Perkuat Ekosistem Karier Alumni, Gandeng Danantara dan Industri

Kamis, 26 Februari 2026 | 14:04

RDPU dengan Komisi III DPR, Hotman Paris: Tuntutan Mati ABK Fandi Ramadhan Janggal

Kamis, 26 Februari 2026 | 14:02

Kenaikan PT Bikin Partai di DPR Bisa Berguguran

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:39

KPK Panggil Ketua KPU Lamteng di Kasus Suap Bupati

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:38

DPR Jadwalkan Pemanggilan Dirut LPDP Sebelum Lebaran

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:30

Great Institute: Ancaman Terbesar Israel Bukan Palestina, Tapi Netanyahu

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:22

KPK Panggil Edi Suharto Tersangka Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:06

IHSG Siang Ini Tergelincir, Nyaris Seluruh Sektor Merana

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:51

Rusia Pertimbangkan Kirim Bantuan BBM ke Kuba

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:29

Partai Buruh Bakal Layangkan Gugatan Jika PT Dinaikkan

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:27

Selengkapnya