Berita

Pelaksana Tugas Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono (Foto: PPP)

Politik

Banyak Dapat Dukungan, Mardiono Kemungkinan Bisa Lanjut Nahkodai PPP

SENIN, 08 SEPTEMBER 2025 | 13:20 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jelang Muktamar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang akan diselenggarakan pada akhir September 2025, nama Muhammad Mardiono disebut-sebut mendapat banyak dukungan untuk kembali menjadi ketua umum. 

Juru Bicara Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP, Usman Tokan, mengatakan, Mardiono yang kini masih menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum (Ketum) PPP, dinilai mampu memimpin PPP ke depannya.

"Ketika ada keinginan muktamirin untuk meminta Pak Mardiono agar kembali menahkodai PPP, pasti punya alasan yg cukup kuat," ujar Tokan kepada RMOL, Senin, 8 September 2025.


Menurutnya, Mardiono di mata para kader dan jajaran pengurus di semua tingkatan partai berlogo pohon beringin, dianggap sebagai pemimpin yang mampu masuk ke lingkaran elite-elite politik.

"Mengingat hubungan emosional dengan para kader dan pimpinan partai di semua tingkatan cukup baik selama ini," katanya.

Kendati begitu, Tokan memastikan pada Muktamar ke-10 PPP tidak ada pembatasan untuk pencalonan ketum, sehingga para kader dapat mendaftar maju.

"Bagi yang baru maju mencalonkan diri (sebagai ketum), sebaiknya segera mensosialisasikan diri sesegera mungkin," tuturnya.

"Agar apa yang akan diperjuangkan nanti dapat dipahami secara jelas oleh peserta muktamar yang memiliki hak suara nantinya," demikian Tokan menambahkan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya