Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. (Foto: RMOL/Ahmad Alfian)

Bisnis

Pemerintah Target Raup Rp35 Triliun di Harbolnas 2025

SENIN, 08 SEPTEMBER 2025 | 12:19 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah kembali menyiapkan pesta belanja online terbesar di Indonesia, Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2025, dengan target ambisius mencapai Rp35 triliun. 

Ajang tahunan yang selalu dinanti masyarakat ini akan berlangsung pada 10-16 Desember 2025, dengan rangkaian kegiatan pemanasan bertajuk Road to Harbolnas mulai September ini.

Antusiasme besar menyelimuti acara Kick-Off Road to Harbolnas di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Senin, 8 September 2025.


Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan optimismenya bahwa capaian tahun lalu bisa dilampaui.

“Tahun kemarin saya apresiasi karena mencapai Rp 31 triliun. Dengan 30 persen lebih adalah buatan Indonesia. Harapannya tahun ini bisa lebih tinggi lagi dan targetnya di tahun ini antara Rp 33 sampai dengan 35 triliun,” ucap Airlangga.

Menurutnya, Harbolnas bukan sekadar ajang pesta diskon, melainkan momentum untuk mendorong UMKM naik kelas. 

Pasalnya, mayoritas pelaku UMKM di Indonesia berasal dari kelas menengah yang kontribusinya akan semakin terasa ketika daya beli masyarakat meningkat.

“Jadi ini perlu kita pertebal kegiatan-kegiatan yang mendorong kelas menengah baik dari segi dalam bentuk ekosistem, dari segi produsen maupun pipeline. Dalam hal ini pipeline melalui e-commerce dan dengan konsumen. Jadi ini dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia,” jelasnya.

Airlangga juga menekankan pentingnya memperkuat rantai pasok dan logistik, agar produk-produk lokal bisa menjangkau konsumen dengan cepat dan efisien. 

“Tentu butuh kolaborasi dengan sistem logistiknya karena ini seluruhnya merupakan program yang bisa dinikmati oleh masyarakat Indonesia baik dari segi produsen sampai dengan konsumen,” tandasnya.


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya