Berita

Ilustrasi (Foto: Artificial Intelligence)

Dunia

Kabel Bawah Laut Merah Putus, Internet Beberapa Negara Terganggu

SENIN, 08 SEPTEMBER 2025 | 08:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Koneksi internet di beberapa negara, termasuk India dan Pakistan, dilaporkan terganggu karena adanya masalah pada kabel bawah laut di Laut Merah.

Menurut laporan kelompok pemantau internet Netblocks, gangguan serupa juga terjadi pada jaringan Etisalat dan Du di Uni Emirat Arab.

Hingga kini belum jelas siapa yang bertanggung jawab atas kerusakan tersebut. Namun, Netblocks menyebut ada kegagalan sistem kabel yang terletak di dekat Jeddah, Arab Saudi.


Sementara itu, Microsoft mengonfirmasi bahwa pengguna Microsoft Azure -- layanan komputasi awan terbesar kedua di dunia setelah Amazon Web Services (AWS) -- mungkin mengalami akses internet lebih lambat akibat beberapa kali pemutusan kabel serat optik bawah laut di Laut Merah.

“Kami memperkirakan akan ada latensi (akses lebih lambat) pada sebagian lalu lintas yang sebelumnya melewati Timur Tengah. Namun, jaringan yang tidak melewati kawasan ini tidak terdampak,” kata pihak Microsoft, dikutip dari Reuters, Senin 8 September 2025.

Untuk mengatasi masalah ini, Microsoft Azure telah mengalihkan lalu lintas internet ke jalur alternatif sehingga sebagian besar layanan bisa tetap berjalan normal.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya