Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Nilai Transaksi Harian BEI Sepekan Susut 28,4 Persen, IHSG dan Rupiah Menguat

SENIN, 08 SEPTEMBER 2025 | 07:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Selama sepekan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) atau periode 1-4 September 2025, rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) sebesar Rp18,05 triliun atau merosot 28,43 persen dibandingkan sepekan sebelumnya yang tercatat Rp25,22 triliun per hari.

Data perdagangan saham di BEI yang dikutip Senin 8 September 2025, rata-rata volume transaksi harian selama sepekan terakhir sebanyak 37,24 miliar saham atau merosot 21,09 persen dibandingkan dengan sepekan sebelumnya yang mencapai 47,19 miliar saham per hari.

Untuk rata-rata frekuensi transaksi harian perdagangan saham selama periode tersebut tercatat menyusut 9,96 persen menjadi 2,08 juta kali dari sebanyak 2,31 juta kali transaksi per hari pada sepekan sebelumnya.


Ini adalah periode pekan yang singkat karena perdagangan hanya berlangsung 4 hari dengan adanya libur Maulid Nabi Muhammad SAW.

Pada penutupan perdagangan Kamis 4 September 2025 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 7.867 atau mengalami peningkatan 0,47 persen dibandingkan saat penutupan perdagangan akhir pekan sebelumnya  yang berada di level 7.830.

Dengan posisi IHSG yang berakhir di level 7.867 tersebut, maka saat ini nilai kapitalisasi pasar (market cap) di BEI menjadi Rp14.211 triliun atau mengalami kenaikan 0,2 persen dibandingkan ketika penutupan perdagangan akhir pekan sebelumnya, yakni Rp14.182 triliun.

Sepanjang perdagangan Kamis pekan ini, investor asing mencatatkan nilai jual bersih Rp305,18 miliar (all market). Dengan demikian, untuk sepanjang tahun berjalan 2025 sudah terjadi net foreign sell mencapai Rp55,13 triliun. 

Bukan hanya IHSG yang bergerak di zona penguatan, Rupiah pun berada di area yang cukup positif. Rupiah terhadap dolar AS naik 0,42 persen di level Rp16.415 per 1 Dolar AS.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

UPDATE

Empat Anggota TNI Penyiram Air Keras Sebaiknya Diadili di Pengadilan Sipil

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:05

Tiga Kecelakaan di Tol Jateng Tewaskan Delapan Orang

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:01

Kejahatan Perang Trump

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:36

Hadiri Jakarta Bedug Festival, Pramono Tekankan Kebersamaan Sambut Idulfitri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:14

Kenapa Pemimpin Iran Mudah Sekali Diserang Israel-AS

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:07

Bamsoet Apresiasi Kesigapan TNI dan Polri Tangani Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:23

Hukum Militer, Lex Specialis, dan Ujian Akuntabilitas dari Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:04

Korlantas Gagal Tangani Arus Mudik

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:00

Dokter Tifa Ngaku Dikuatkan Roy Suryo yang Masih Waras

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:29

Air Keras dari Orang Dalam

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:11

Selengkapnya