Berita

Bangunan dua lantai milik Majelis Taklim Asohibiya Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor ambruk.(Foto: TribunnewsBogor)

Nusantara

Bangunan Majelis Taklim Ambruk, Tiga Jemaah Meninggal Dunia

MINGGU, 07 SEPTEMBER 2025 | 23:25 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sebuah bangunan majelis taklim di Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor ambruk saat kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Minggu pagi, 7 September 2025.

Bangunan dua lantai milik Majelis Taklim Asohibiya tiba-tiba ambruk dan menyebabkan tiga orang meninggal dunia dan melukai 64 lainnya.

Kepala Desa Sukamakmur, Sri Widiarti mengatakan, saat kejadian, seluruh jemaah berada di lantai dua bangunan yang baru dibangun tersebut. Menurutnya, runtuhnya bangunan diduga akibat tidak kuatnya konstruksi penopang untuk menahan jumlah jemaah yang membeludak.


"Itu (majelis taklim) sebetulnya bangunan baru, tapi karena jemaahnya membludak mencapai lebih dari 100 orang membuat majelis taklim runtuh dan menimpa warga. Jadi mungkin karena itu ya, karena kalau pengajian biasa tidak seperti itu," kata Sri dikutip dari RMOLJabar.

Pemerintah desa kemudian melakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polsek Ciomas, Koramil, hingga Kodim untuk membantu proses evakuasi. Untuk menghindari risiko lanjutan, BPBD melakukan perataan total terhadap bangunan majelis taklim tersebut.

Sri menambahkan, akibat insiden ini, tiga orang dinyatakan meninggal dunia. Ketiganya adalah Nurhayati, Wulan, dan Irni. Sementara itu, korban luka-luka tercatat sebanyak 64 orang.

"Kami semua turun ke lokasi untuk mengevakuasi korban. Para korban luka-luka sudah kita larikan ke sejumlah rumah sakit, ada yang ke RSUD Kota Bogor, RS Medika Dramaga, RS UMMI, RS PMI, RS Marzoeki Mahdi, dan ada juga ke klinik," kata Sri.

Merespons kejadian tersebut, jajaran kepolisian juga mendatangi lokasi untuk membantu evakuasi korban, sekaligus melakukan penyelidikan mencari penyebab ambruknya majelis taklim tersebut. 

Kapolsek Ciomas, Kompol Iwan Wahyudin mengungkapkan, peristiwa terjadi ketika warga di kampung tersebut menghadiri peringatan Maulid Nabi yang berlangsung di majelis taklim. 

Namun ketika kegiatannya sedang berlangsung, majelis taklim tersebut tiba-tiba roboh dan menimpa jemaah. 

"Majelis taklim ini gedungnya dua lantai. Sementara, jumlah jemaah yang hadir diperkirakan 150 hingga 200 orang. Lantai bangunan tidak kuat menahan beban, sehingga ambruk ke bawah. Akibatnya banyak korban berjatuhan,” ujar Iwan.

Berdasarkan laporan yang diterima, lanjut Kapolsek, majelis taklim biasanya diisi 30 orang jemaah untuk mengikuti pengajian rutin. Namun, karena hari ini momennya memperingati Maulid Nabi, sehingga yang hadir mencapai ratusan orang. 

"Jadi kami menduga ambruknya majelis taklim ini karena jumlah jemaah yang terlalu banyak, sehingga mengakibatkan konstruksi bangunan tidak kuat," ungkap Iwan.



Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

BNI Bawa Tiga UKM Indonesia Tembus Pasar Korea Selatan

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:23

Api Ludeskan Rumah Tinggal di Cakung Timur

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:14

BNI Geber Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:01

Baznas dan Sound Rhythm Ajak Nonton Bola Sambil Sedekah

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:47

Rano Karno Targetkan 500 Penyanyi Tampil di Bundaran HI

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:16

Simpul Nominee Rumah Sentul

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:00

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Capai 1,13 Juta Penonton

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:52

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:45

KPK Rampungkan Analisis Laporan Penolakan Gratifikasi Raja Juli

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:34

Wamen Investasi: Kepastian Hukum Jadi Faktor Penting Tarik Investor Asing

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:22

Selengkapnya