Berita

Ketua Umum Badan Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BP HIPMI) Akbar Himawan Buchari. (Foto: RMOL/Raiza Andini)

Bisnis

HIPMI Puji Pemerintah Beri Keringanan UMKM Ajukan Kredit

MINGGU, 07 SEPTEMBER 2025 | 19:13 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Umum Badan Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BP HIPMI) Akbar Himawan Buchari mengapresiasi pemerintah yang telah memberikan keringanan kepada pelaku UMKM dalam mengajukan kredit usaha rakyat (KUR).

Hal itu disampaikan Akbar Himawan Buchari dalam acara Sosialisasi Kredit Program Perumahan, bertemakan Momentum Emas Pengusaha Muda Raih Modal Hingga 20 Milliar Rupiah, yang diselenggarakan di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Minggu, 7 September 2025.

“Kami secara khusus berterima kasih pak menteri kepada pemerintah dalam hal ini kepada Pak Presiden Prabowo, telah menjawab sebagian permintaan dari teman-teman HIPMI, dalam hal ini pelaku UMKM yang ada di seluruh Indonesia,” ucap Akbar Himawan Buchari dalam pidatonya.


Akbar Himawan Buchari mengatakan selama ini program KUR yang melibatkan seluruh bank himbara tidak mengakomodasi kepentingan kelas menengah dalam pengajuan KUR untuk UMKM.

“Program KUR kita hanya mengakomodir program untuk keberlangsungan usaha mikro dan keci. Karena kapasitasnya hanya sampai 100 sampai dengan 500 juta, sementara teman-teman HIPMI yang ada di seluruh Indonesia ini memang pada dasarnya adalah UMKM tapi kebanyakan UMKM yang kelas menengah,” ujarnya.

Ia menambahkan pelaku UMKM dari kelompok menengah, membutuhkan keberpihakan pemerintah untuk memberikan stimulus. 

Gayung bersambut, keluhan para pelaku UMKM kelas menengah bisa mendapatkan kemudahan dalam mengajukan kredit hingga 20 miliar.

“Presiden Prabowo lewat pak menteri Perumahan dan kawasan pemukiman telah membuktikan bahwa teman-teman UMKM di kelas menengah bisa mendapatkan fasilitas hingga sampai dengan 20 miliar rupiah dan ini sangat kami apresiasi dari ini ini bentuk kehadiran pemerintah dalam hal ini bisa memfasilitasi bentuk afirmasi stimulus yang ditampung oleh APBN sampai dengan 130 triliun,” tutupnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:17

Istana: Perbedaan Pandangan soal Board of Peace Muncul karena Informasi Belum Utuh

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:12

Sekolah Garuda Dibuka di Empat Daerah, Bidik Talenta Unggul dari Luar Jawa

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:05

Menag: Langkah Prabowo soal Board of Peace Ingatkan pada Perjanjian Hudaibiyah

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:39

Ini Respons Mendikti soal Guru Besar UIN Palopo Diduga Lecehkan Mahasiswi

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:35

Polri Berduka Cita Atas Meninggalnya Meri Hoegeng

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:13

Demokrat Belum Putuskan soal Dukungan ke Prabowo pada 2029

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:02

MUI Apresiasi Prabowo Buka Dialog Board of Peace dengan Tokoh Islam

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:55

Jenazah Meri Hoegeng Dimakamkan di Bogor

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:53

PPATK Ungkap Perputaran Uang Kejahatan Lingkungan Capai Rp1.700 Triliun

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:46

Selengkapnya