Berita

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. (Foto: Dokumentasi PSI)

Politik

Masalah Utama Pejabat Indonesia Minim Integritas

MINGGU, 07 SEPTEMBER 2025 | 11:52 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kapasitas dan integitas pejabat tinggi negara dipertanyakan menyusul adanya temuan foto Menteri Kehutanan Raja Juli Anthony dan Menteri BP2MI Abdul Kadir Karding sedang asyik main domino bersama mafia pembalakan liar.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion Dedi Kurnia Syah menuturkan bahwa relasi antara pejabat tinggi dengan para mafia menjadi masalah besar di Indonesia.

“Memang masalah terbesar pejabat Indonesia saat ini adalah minimnya integritas, miliki relasi dengan kriminal yang telah merugikan negara, bahkan di bidang yang seharusnya menjadi tanggungjawab pejabat tersebut, masuk kategori kejahatan,” ucap Dedi Kurnia Syah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu, 7 September 2025.


Ia menegaskan dengan adanya temuan foto tersebut menjadi petunjuk bahwa para pejabat selama ini memiliki hubungan dekat dengan para mafia dan seharusnya mengundurkan diri dari kabinet Merah Putih.

“Artinya, Kadir Karding, Raja Juli Antoni turut serta memupuk kejahatan, miliki hubungan dekat dengan kriminal, sudah selayaknya keduanya meminta maaf sekaligus mengundurkan diri,” ujar Dedi.

Kejadian ini menuai sorotan lantaran muncul di tengah instruksi Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya konsistensi penegakan hukum terhadap para pelaku pembakaran hutan dan lahan. Ironisnya, dua menteri di kabinet justru kedapatan bermain domino dengan tersangka kasus kehutanan. 

Kejadian ini menjadi pengingat bahwa pejabat negara harus lebih berhati-hati menjaga sikap dan pergaulan. Di era keterbukaan informasi, sebuah foto bisa dengan cepat menjadi sorotan publik dan berpotensi menimbulkan persepsi negatif, apalagi bila melibatkan figur yang sedang bermasalah dengan hukum.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya