Berita

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar menggelar doa bersama untuk bangsa sekaligus santunan kepada 313 anak yatim piatu. (Foto: Humas PKB)

Politik

Santuni 313 Anak Yatim

Cak Imin Doakan Kesuksesan Prabowo Pimpin Bangsa

MINGGU, 07 SEPTEMBER 2025 | 11:39 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin, menggelar doa bersama untuk bangsa sekaligus santunan kepada 313 anak yatim piatu.

Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen PKB dalam memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan ukhuwah dalam rangka menjaga dan mendoakan keselamatan bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, Cak Imin mengajak seluruh anak yatim piatu yang hadir untuk bersama-sama mendoakan keselamatan dan kesuksesan bangsa Indonesia.


"Mari kita doakan bangsa kita, negara kita Indonesia diberi keselamatan, kesuksesan, diajuhkan dari mara bahaya, ditentramkan oleh Allah SWT," katanya di kantor DPP PKB, Jl Raden Saleh Raya No. 9, Jakarta Pusat, Minggu, 7 Septeber 2025.

Menko Pemberdayaan Masyarakat itu juga secara khusus meminta doa agar Presiden Prabowo Subianto diberikan kemudahan dan kesuksesan dalam memimpin Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.

“Kita doakan juga agar Bapak Presiden Prabowo Subianto senantiasa diberikan kekuatan dan kemudahan dalam memimpin bangsa ini. Doa kita juga untuk seluruh perjuangan PKB agar selalu dimudahkan dan dilancarkan oleh Allah SWT,” ujar Gus Muhaimin.

Kegiatan santunan dan doa bersama ini tidak hanya sebagai bentuk perhatian terhadap anak-anak yatim, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat solidaritas dan semangat kebangsaan di tengah dinamika yang dihadapi bangsa.

Dia berharap, melalui doa dan dukungan bersama, bangsa Indonesia dapat melewati setiap tantangan dengan penuh keberkahan dan terus maju menuju cita-cita kemerdekaan yang sesungguhnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya