Berita

Presiden AS Donald Trump dan Presiden Venezuela Nicolas Maduro. (Foto: Getty Images)

Dunia

Trump Diduga Siapkan Operasi Militer Gulingkan Maduro

MINGGU, 07 SEPTEMBER 2025 | 00:40 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump disebut tengah menyiapkan langkah besar untuk menggulingkan pemerintahan Presiden Venezuela Nicolas Maduro. 

Lewat dalih pemberantasan kartel narkoba, Trump dilaporkan mempertimbangkan berbagai opsi, termasuk operasi militer di wilayah Venezuela.

Dikutip dari CNN pada Sabtu, 6 September 2025, sumber anonim menyebutkan serangan yang digagas Trump bukan semata ditujukan pada kartel narkoba, melainkan bagian dari strategi untuk menggulingkan Maduro.


Tanda-tanda itu mulai terlihat sejak awal bulan ini ketika militer AS menyerang kapal yang diduga mengangkut narkoba di perairan Karibia. 

Aksi tersebut disebut sebagai langkah awal untuk "membersihkan" Venezuela dari perdagangan narkotika sekaligus menekan rezim Maduro.

Beberapa pejabat Gedung Putih mengungkapkan, pengerahan kapal perang AS ke selatan Karibia dalam beberapa pekan terakhir dimaksudkan sebagai sinyal serius kepada Caracas. 

Armada yang dikirim termasuk kapal dengan rudal Tomahawk, kapal selam serang, pesawat tempur, serta lebih dari 4.000 pelaut dan marinir.

Selain itu, 10 jet tempur F-35 dilaporkan sudah ditempatkan di Puerto Rico untuk bergabung dalam latihan pendaratan amfibi bersama marinir.

Trump sendiri belakangan kerap melontarkan tuduhan bahwa Maduro terlibat dalam jaringan kartel narkoba “Cartel de los Soles”. 

Pada Juli lalu, Kementerian Keuangan AS menetapkan kelompok tersebut sebagai organisasi teroris khusus. Washington menuding mereka berhubungan dengan kartel narkoba besar, termasuk Tren de Aragua dan Sinaloa.

Tak berhenti di situ, pemerintah AS bahkan mengumumkan sayembara dengan hadiah 50 juta Dolar AS atau setara Rp823 miliar bagi siapa saja yang bisa menangkap Maduro.

Meski demikian, ketika ditanya wartawan pada Jumat, Trump enggan blak-blakan soal rencana perubahan rezim di Venezuela. Ia hanya menyindir bahwa pemilu yang dimenangkan Maduro penuh kejanggalan.

“Kita bicara fakta bahwa (Venezuela) memiliki pemilu yang sangat aneh, jika dikatakan dalam bahasa yang lembut,” kata Trump.

Diketahui, Maduro telah memenangkan tiga pemilu berturut-turut sejak 2013. Pemilihan presiden terakhir pada 2024 juga diwarnai tuduhan kecurangan yang kian menggerus legitimasi pemerintahannya.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Sidang Praperadilan Yaqut Cholil Qoumas Dikawal Puluhan Banser

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:13

Pramono Setop Izin Baru Lapangan Padel di Zona Perumahan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:08

Komisi II DPR Dorong Partisipasi Publik dalam Penyusunan RUU Pemilu

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:07

Usulan Masyarakat Patungan MBG Dinilai Problematis

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03

CELIOS Surati Presiden, Minta Perjanjian Tarif Indonesia-AS Dibatalkan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03

Tewasnya El Mencho Disebut-sebut Bagian dari Operasi Senyap Trump Basmi Kartel Meksiko

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:56

Ribuan Buruh Bakal Kepung DPR Tuntut Pembatalan Impor Pickup 4x4

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:49

Emas Antam Loncat Rp40 Ribu Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:44

Gubernur Lemhannas: Potensi Konflik Global Bisa Picu Perang Dunia Ketiga

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:39

KSPI Tuduh Perusahaan Gunakan Modus “Dirumahkan” via WhatsApp untuk Hindari THR

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:28

Selengkapnya