Berita

Wakil Ketua MPR dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno. (Foto: Tim Eddy Soeparno)

Politik

Eddy Soeparno: Reskilling dan Upskilling Pekerja Kunci Cegah Meluasnya PHK

SABTU, 06 SEPTEMBER 2025 | 22:24 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Rangkaian tren pemutusan hubungan kerja (PHK) harus dicegah dengan meningkatkan skill pekerja menghadapi tren kemajuan teknologi saat ini. 

Begitu dikatakan Wakil Ketua MPR dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno saat didaulat menyampaikan orasi ilmiah dalam agenda Wisuda Tanri Abeng University. 

Pernyataan Eddy merespons isu terbaru yang viral mengenai PHK yang terjadi di Gudang Garam.


“Tantangan terbesar pekerja Indonesia saat ini adalah digitalisasi dan otomatisasi. Dibutuhkan Reskilling dan Upskilling pekerja untuk beradaptasi dengan kemajuan teknologi, digitalisasi dan otomatisasi ini,” ujar Eddy, Sabtu 6 September 2025. 

“Untuk mencegah meluasnya PHK saya mendorong kementerian terkait untuk melakukan intervensi dengan pelatihan kembali dan peningkatan skill pekerja untuk beradaptasi dengan kemajuan teknologi informasi,” lanjutnya. 

Kepada para wisudawan, Eddy juga membagikan pengalaman profesional dari 26 tahun kariernya di sektor perbankan dan keuangan internasional. 

Ia menjelaskan, setiap kali disrupsi datang dari digitalisasi layanan dan otomatisasi para pelaku yang berinvestasi pada manusia justru bangkit lebih kuat dengan meningkatkan resiliensi. 

“Saya meyakini reskilling yang terukur akan mampu menekan biaya sekaligus menaikkan produktivitas. Kuncinya adalah memastikan pekerja tidak tertinggal dari kemajuan teknologi melalui pelatihan ulang yang relevan dengan kebutuhan produksi saat ini,” tuturnya. 

Sejalan dengan orasi ilmiahnya bertema Venturing Into Tech-Driven Future with Human-Centered Leadership, Doktor Ilmu Politik UI ini menekankan wisudawan harus menguasai kompetensi inti di era teknologi informasi yang meliputi literasi dan analitik data, kreativitas dan inovasi serta kemampuan melakukan adaptasi. 

“Ini bukan sekadar belajar teknologi baru. Lebih dari itu, ini Adalah tentang naik kelas keterampilan sehingga pekerja mampu mengisi peran-peran baru yang muncul karena kemajuan teknologi informasi,” kata Eddy. 

Ke depan, Eddy mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan serikat pekerja menyusun peta jalan reskilling berbasis kebutuhan industri dan juga penggunaan teknologi. 

Secara khusus Eddy juga mendorong kolaborasi yang lebih kuat antara industri dengan kampus terkait dengan kurikulum pendidikan yang sesuai dengan dibutuhkan industri

“Kemajuan teknologi informasi tak bisa dan tidak perlu dihentikan. Tugas pemerintah bersama dunia usaha dan institusi pendidikan adalah memastikan pekerja mendapatkan kesempatan meningkatkan keterampilan,” pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya