Berita

Perwakilan pimpinan FK Unjani selaku Kepala Departemen Manajemen Bencana FK Unjani dan juga widyaiswara Pusdiklat BNPB, Dr. dr. Bagus Tjahjono memberikan cinderamata ke Kepala Desa Cikole H. Tajudin di Desa Cikole, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat pada Rabu, 3 September 2025 (Dokumentasi FK Unjani)

Nusantara

Mahasiswa Unjani dan MSU Malaysia Bina Kader Desa Cikole Bahas Mitigasi Bencana

SABTU, 06 SEPTEMBER 2025 | 15:23 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sekitar 60 orang mahasiswa berkolaborasi dalam kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Cikole, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat pada Rabu, 3 September 2025.

Adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) bersama Medical Faculty of Management and Science University (MSU) Malaysia yang menggelar kegiatan “Edukasi Pemahaman Kebencanaan serta Peningkatan Kapasitas dalam Pertolongan Pertama dan Bantuan Hidup Dasar Kader Desa Cikole".

Kegiatan ini diikuti oleh 45 mahasiswa FK Unjani, 14 mahasiswa MSU Malaysia, serta kurang lebih 60 kader perwakilan Desa Cikole.


Kepala Desa Cikole, H Tajudin menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kontribusi FK Unjani dan MSU Malaysia dalam meningkatkan kapasitas serta kesiapsiagaan warga.

Tidak lupa, Tajudin juga menyambut baik rencana penetapan Desa Cikole sebagai Desa Binaan FK Unjani di masa mendatang.

Sementara iru, perwakilan pimpinan FK Unjani selaku Kepala Departemen Manajemen Bencana FK Unjani dan juga widyaiswara Pusdiklat BNPB, Dr. dr. Bagus Tjahjono menekankan pentingnya peningkatan kapasitas masyarakat serta perlunya pelatihan yang dilakukan sebelum bencana terjadi.

"Rangkaian kegiatan diawali dan diakhiri dengan pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pemahaman kader terhadap potensi bencana di Desa Cikole," kata Bagus. 

Selanjutnya, peserta mendapatkan materi tentang kondisi kebencanaan dan sistem peringatan dini.

Kader juga dibekali dengan pelatihan pertolongan pertama dan bantuan hidup dasar (BHD) melalui pemaparan materi oleh dr. Glen Glady Prakasa dan melakukan praktik langsung yang difasilitasi oleh mahasiswa FK Unjani dan MSU Malaysia.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami. Kami jadi lebih paham tentang bahaya bencana di desa dan tahu cara menolong dengan benar. Semoga pelatihan ini bisa berlanjut dan semakin banyak warga yang ikut belajar," kata salah satu kader peserta, Ibu Siti.

Melalui kegiatan ini, sesuai dengan visi dan misi FK Unjani Cimahi menegaskan komitmennya dalam meningkatkan ketangguhan masyarakat, khususnya di daerah rawan bencana lewat edukasi berkelanjutan, kolaborasi lintas negara, dan pendampingan desa binaan.

Kegiatan ini melibatkan juga civitas akademika FK UNJANI lainnya seperti dosen dan tenaga kependidikan, serta unsur pemerintahan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya