Berita

Partai Persatuan Pembangunan (PPP). (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Caketum PPP Ideal Mampu Tarik Suara Ponpes yang Dikuasai PKB

SABTU, 06 SEPTEMBER 2025 | 01:36 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Setidaknya ada dua kriteria yang perlu dipenuhi dalam mencari calon ketua umum untuk Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dalam menghadapi Muktamar X pada 27-29 September 2025 di Jakarta. 

Demikian dikatakan analis komunikasi politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga kepada RMOL, Jumat 5 September 2025.

Pertama, kata Jamiluddin, calon ketua umum PPP idealnya dekat dengan kiai. Hal itu diperlukan karena sebagian basis massa PPP ada di pondok pesantren alias ponpes.


"Karena itu, basis massa pesantren minimal harus dapat dipertahankan. Bahkan sedapat mungkin dapat menarik pesantren-pesantren yang selama ini lebih dekat ke PKB," kata Jamiluddin.
 
Kedua, lanjut Jamiluddin, calon ketua umum PPP idealnya dekat dengan anak muda. Dengan begitu, basis PPP dapat diperluas tidak hanya di pesantren dan pedesaan tapi kepada anak muda Islam di perkotaan.

"PPP perlu menjangkau anak muda di desa dan perkotaan, karena sebagian besar pemilih berusia muda. Ketua umum yang digandrungi anak muda yang berpeluang besar dapat mengajak mereka bergabung ke PPP," kata Jamiluddin.

"Setidaknya lebih banyak anak muda bisa menjadi simpatisan PPP," sambungnya.




Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Dede Indra: Polri Serius Perangi Narkoba!

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:26

Grup Salim Guyur Rp2,25 Triliun untuk Buyback Saham, Ini Efeknya bagi LSIP, INDF, dan ICBP

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:13

Fokus Penuhi Kebutuhan Domestik, RI Mulai Rem Ekspor Gas ke Singapura

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:35

98 Resolution Network Soroti Tata Kelola SDA dan Ekonomi Kerakyatan di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:07

TRUK dan PNSE Rajai Daftar Saham Top Gainers Sepekan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:46

Harga iPhone Duo di Indonesia, Mulai Rp 45 Juta hingga Rp 75 Juta

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:30

Tanpa Suara, BYD Atto 1 Seruduk Mobil dan Lindas Pengemudi Ojol

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:26

5 Gunung di Pulau Jawa Dilanda Karhutla Pekan Ini

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:23

Cara Cek Sebaran Asap Karhutla lewat Website BMKG dan NASA

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:02

Mengenal Virus Shamonda yang Ditemukan pada Pasien Meninggal di Prancis

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 11:59

Selengkapnya